Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 14 Desember 2017 | 00.29 WIB

Sibuk Angkut Warga, Polisi Medan Tetap Siaga Gangguan Kamtibmas

Polisi Medan membantu anak sekolah dengan memberikan tumpangan gratis. - Image

Polisi Medan membantu anak sekolah dengan memberikan tumpangan gratis.

JawaPos.com – Aparat Polrestabes Medan dan Polda Sumuatera Utara (Sumut) masih sibuk membantu transportasi masyarakat. Hal itu sebagai buntut aksi mogok ribuan sopir angkot. Meski begitu, Polrestabes Medan tetap menyiagakan personelnya guna mengantisipasi adanya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).


Wakapolrestabes Medan AKBP Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, ratusan personel telah ditempatkan di beberapa titik. Tujuannya mengantisipasi adanya bentrokan antara sopir angkot dengan pengemudi transportasi online. Terlebih, sopir angkot sempat melakukan sweeping terhadap pengemudi transportasi online.


“Selain mencegah adanya sweeping, juga sebagai antisipasi potensi kriminal lainnya. Personel Polrestabes Medan dibantu personel BKO dari Brimob Polda Sumut,” ungkap Tatan, Rabu (13/12).


Sementara untuk tumpangan gratis bagi masyarakat, Polrestabes Medan akan melakukannya hingga esok hari. Hal itu dilakukan apabila aksi mogok masih berlanjut. “Pastinya, polisi akan selalu memberikan yang terbaik untuk pelayanan masyarakat,” tegas Tatan.


Aksi mogok sopir angkot telah banyak menimbulkan kerugian. Banyak masyarakat yang terhambat untuk pergi ke tempat kerja. Selain itu juga menghambat aktifitas belajar mengajar.


Wilayah yang paling berdampak atas aksi mogok sopir angkot adalah di pinggiran kota yang tidak terjamah angkutan online. Seperti di Kutalimbaru. Untungnya, polisi mengambil tindakan sigap. Seperti yang dilakukan Kapolsek Kutalimbaru AKP Martualesi Sitepu. Dia memberikan tumpangan kepada siswa sekolah yang hendak pergi ke sekolah.


Salah seorang pelajar bernama Andi mengatakan, aksi yang dilakukan petugas kepolisian sangat membantu. "Tadi untung saja ada mobil polisi yang mau memberi tumpangan. Sebenarnya bisa naik ojek online. Tapi ongkos yang dari orangtua enggak cukup," sebut siswa SMP Negeri 7 Medan.

Editor: Administrator
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore