Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 12 November 2017 | 14.25 WIB

Aksi Kubur Janin Sepasang Remaja Tercium Warga

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Kelakuan sepasang remaja di Kota Pangkalan Bun, Kalteng ini tak patut ditiru. Mereka diduga membuang janin di kawasan Sport Center Sampuraga Baru, Kelurahan Madurejo, Jumat (10/11) sore. Janin itu dimasukkan dalam sebuah kendi yang dikubur di belakang stadion.


Perbuatan pasangan yang diduga kekasih itu disaksikan warga sekitar, NR. Dia mengaku melihat gelagat mencurigakan keduanya saat dalam perjalanan pulang menuju rumahnya.


”Dari kejauhan ada sepasang remaja perempuan dan laki-laki sedang duduk jongkok berhadapan, sedang menggali lubang dan memasukan sesuatu, lalu menguburkan benda tersebut kemudian kabur. Umurnya sekitar belasan tahun. Mereka kabur menggunakan motor, yang laki-laki sepertinya menggunakan jaket hitam,” ujarnya dikutip dari Prokal.co (Jawa Pos Group), Minggu (12/11).


NR mengaku tidak sempat mengejar pasangan tersebut karena berkendara dengan kecepatan tinggi dan sudah kehilangan jejak. Dia kemudian menghubungi rekannya, Muchsin, anggota Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kobar.


Mendapat kabar itu, Muchsin langsung ke lokasi. Tanah tempat remaja tadi mengubur kendi kemudian digali. Di dalam kendi dari tanah liat tersebut ada segumpalan daging yang diduga kuat janin atau ari-ari. Selain itu, terlihat ada potongan kain berwarna putih.


”Tidak lama, anggota Reskrim Polres Kobar datang ke lokasi dan benda tersebut dibawa langsung ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan,” kata Muchsin.


Muchsin menuturkan, ia bersama NR ke Mapolres Kobar untuk dimintai keterangan sebagai saksi penemuan benda yang diduga janin tersebut. Mereka juga berharap pasangan yang telah mengubur diduga janin tersebut cepat tertangkap.


Terpisah, Plt Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Imanuddin Pangkalan Bun Akhmad Faozan mengatakan, benda yang diduga janin tersebut telah diterima RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun dan masih tersimpan di lemari pendingin kamar Jenazah. Ada kesepakatan antara kepolisian dan dokter forensik akan melakukan pemeriksaan terhadap benda tersebut.


”Dokter forensik siap memberikan informasinya,” pungkas Faozan.

Editor: Administrator
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore