
Ilustrasi pelaku pencurian membobol rumah warga
JawaPos.com - Kecanduan game dan judi online membuat lima remaja nekat melakukan pencurian. Korbannya adalah Andre (37), warga Jalan Mayor Salim Batubara, Kupangteba, Telukbetung Utara (TbU). Para pelaku adalah AE (14), AZ (16), MA (13), AL (15), dan AF (14), warga Kecamatan TbU. AE, AZ, dan MA diamankan anggota Polsekta TbU di kediaman masing-masing, Jumat (7/12). Sedang AL dan AF diserahkan keluarganya ke polisi.
Polisi juga menyita barang bukti dua unit ponsel, satu unit rokok elektrik, satu unit PS2, dan motor Yamaha Mio yang digunakan saat beraksi.
Kapolsekta TbU Kompol Suharto mengatakan, lima anak baru gede (ABG) itu diduga sudah beberapa kali terlibat pencurian. Sasarannya rumah dan toko. Sebelumnya, mereka mengintai rumah yang akan dibobol.
Untuk Andre, ia sudah dua kali menjadi korban pencurian. Kali pertama terjadi Selasa (21/11). Kerugian mencapai Rp 28 juta, yakni uang yang hendak ia bayarkan sebagai sewa lokasi usaha rental Play Station. Kemudian Senin (4/12), ia kehilangan satu unit PS.
”Dari hasil penyelidikan, diduga pencurian itu dilakukan oleh pelaku yang sama,” kata Suharto sebagaimana dilansir Radar Lampung (Jawa Pos Group), Senin (11/12).
Otak pencurian tersebut diduga adalah AE, yang tinggal tidak jauh dari kediaman korban. ”Para remaja ini masuk melalui jendela samping rumah korban,” ujarnya.
Kasus tersebut mendapat titik terang setelah sejumlah warga mengaku curiga bahwa para remaja ini sering berbelanja dan main di warnet menggunakan uang pecahan besar. Di antara mereka kerap membeli rokok dengan uang pecahan Rp 100 ribu.
”Padahal sehari-hari, mereka tidak pernah menggunakan uang pecahan itu,” sebut dia.
Suharto mengungkapkan, berdasar informasi tersebut, pihaknya mengamankan tiga remaja. Saat diperiksa, mereka mengaku sudah empat kali beraksi. ”Sebelum beraksi, mereka mengintai rumah atau toko yang menajdi sasaran,” kata dia.
Dilanjutkan, hasil kejahatan digunakan kelima remaja itu untuk main game dan judi online di warnet, ”Namanya, kenakalan remaja. Mereka ini kecanduan bermain internet. Uang hasil curian habis digunakan untuk main game dan judi online di warnet,” ujarnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
