
Ilustrasi
JawaPos.com - Kobaran api mengamuk di RT 15, Kelurahan Margasari, Kecamatan Balikpapan Barat, Minggu (10/9). Api berkobar hebat. Dua rumah ludes, sementara dua rumah lainnya juga terkena dampak kebakaran.
Saksi mata, Suud Abu Shofwan menyebut, api berasal dari lantai dua rumah milik Saljudin. Kondisi rumah yang bermaterial kayu membuat api dengan cepat membesar. Angin yang bertiup cukup kencang, menambah parah kebakaran.
Masih menurut keterangan Suud, saat kejadian, Saljudin sedang berada di pasar karena sehari-hari berjualan sayur. “Api muncul kalau tidak salah pukul 07.15 Wita, tapi cepat membesar. Warga yang melihat langsung gotong royong memadamkan sambil menunggu pemadam kebakaran datang,” kata dia kepada Kaltim Post (Jawa Pos Group).
Dua rumah yang ludes adalah milik Saljudin dan Wiji, sementara dua rumah lain yang terkena dampak adalah milik Wandi dan Adi Syamsudin. Saat kebakaran, warga sekitar yang tinggal dekat Masjid An Nur sempat mengumandangkan azan dengan harapan api bisa segera dipadamkan. Hendra (28), warga sekitar, mengatakan, azan yang dilakukan warga spontan saja.
“Alhamdulillah bisa cepat padam. Ya, tadi spontan saja, kan Masjid An Nur itu dekat lokasi kebakaran. Ternyata begitu azan selesai dikumandangkan, api mulai padam,” tuturnya.
Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan Suseno menyebut, BPBD menurunkan 11 unit armada pemadam. Ditambah bantuan unit pemadam dari Pertamina. Dia mengatakan, total ada empat kepala keluarga (KK) dan 19 jiwa yang terkena dampak kebakaran itu.
Dia menyebut jalan yang sempit menjadi kendala yang dialami timnya. Pantauan media ini, lokasi kejadian berada di belakang Polsek Balikpapan Barat. Akses menuju lokasi memang gang sempit dengan lebar sekira 1 meter saja. Sementara terkait penyebab kebakaran dan total kerugian, mantan kepala Dinas Perhubungan Balikpapan itu mengaku belum bisa memprediksi. “Nanti itu kepolisian yang bisa memberi keterangan,” kata dia.
Sementara Kapolsek Balikpapan Barat Kompol I Putu Yasa menjelaskan, kerugian diprediksi mencapai ratusan juta rupiah. “Kami akan mintai keterangan dulu saksi dan korban,” ujar dia.
Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi yang meninjau lokasi kebakaran mengaku, Pemkot akan mengevaluasi terkait armada pemadam kebakaran. Dia menyebut, kondisi jalan yang sempit memang menjadi kendala utama yang ditemui tim pemadam. “Nanti coba dievaluasi, kira-kira armada yang bisa mudah menjangkau lokasi seperti ini apa. Karena kalau mobil pemadam, memang tidak mungkin bisa masuk,” kata dia.
Selain di Margasari, musibah kebakaran juga menimpa rumah milik Sunario (45) di Jalan Soekarno-Hatta Km 14, RT 31, Nomor 26, Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara kemarin.
Dikatakan Sunario, api berasal dari pembakaran sampah di belakang rumah yang lantas merembet ke gudang tak jauh dari lokasi dia membakar sampah. “Habis membakar sampah, saya tinggal ke depan rumah sebentar, tiba-tiba anak saya teriak ada kebakaran,” katanya.
Dia mengaku memadamkan api dengan peralatan seadanya dan dibantu warga sekitar. Gudang itu berukuran 2×4 meter dan berisi pakaian bekas, sepatu bekas, kursi roda baru, dan mesin pompa. Kerugian diperkirakan mencapai Rp 10 juta.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
