
ILUSTRASI
JawaPos.com - Modus penipuan mama minta pulsa itu sudah kuno bin jadul. Tukang tipu yang satu ini justru minta pulsa gratis borongan, langsung untuk 20 nomor. Dia juga punya nyali untuk datang langsung ke konter HP milik Desak Nyoman Wiyadningsih, 45, di Banjar Dukuh, Desa Delod Peken, Tabanan, kemarin (2/12).
Kejahatan yang membuat Desak Nyoman merugi Rp 2.206.000 tersebut bermula ketika seorang pria yang mengendarai sepeda motor datang ke konternya dan mengatakan ingin membeli pulsa sekitar pukul 14.30.
Pelaku saat itu berkomunikasi dengan seseorang melalui HP dan berpura-pura menanyakan nomor kepada orang di seberang telepon yang meminta dikirimi pulsa. Korban pun mencatat nomor yang disebutkan pelaku. ''Total, ada 20 nomor yang disebutkan pelaku. Korban diminta untuk mengirimkan pulsa dengan nominal Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu,'' ungkap salah seorang sumber di lapangan.
Saat ditemui di TKP, korban menuturkan bahwa dirinya sempat curiga dengan pelaku saat mencatat nomor ke-15. Korban pun bertanya kepada pelaku apakah uangnya ada. Pelaku menjawab ada. ''Karena pelaku bilang ada, saya lanjutkan mencatat nomor sampai 20 nomor dan langsung mentransfer pulsa,'' ujar Wiyadningsih.
Karena masih menaruh curiga, korban pun meminta bantuan tetangganya untuk mengingat wajah pelaku, termasuk memfoto wajah pelaku. Kecurigaan korban semakin menjadi-jadi ketika korban meminta uang bayaran pulsa kepada pelaku. Namun, dia disuruh menunggu karena pelaku akan mengambil uang di ATM lebih dulu.
''Karena dia bilang mau menarik uang ke ATM, saya semakin curiga. Lalu, bersama tetangga, saya langsung meminta orang itu meninggalkan sepeda motor, kunci, dan KTP. Katanya dia tidak bawa STNK karena terkena tilang,'' lanjutnya.
Pelaku kemudian pergi ke ATM dengan berjalan kaki. Namun, setelah diikuti, ternyata dia malah kabur. Belakangan diketahui, sesuai dengan KTP yang ditinggalkan, pelaku bernama Yermias L. P. Dimu Reko, 25, asal Gollu Key, Desa Manu Mada, Kecamatan Tana Righu, NTB, dengan status pelajar.
Hal tersebut kemudian dilaporkan kepada Babinsa Delod Peken Sertu I Gusti Sudiana yang langsung melaporkan hal tersebut kepada Danramil Tabanan, Kapten Inf Yudha Wicaksono.
''Kami sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Saat ini kami masih mengumpulkan data,'' ujar Kapten Inf Yudha.
Bisa jadi sang pelaku malah rugi lantaran dia terpaksa harus meninggalkan motornya yang ditahan warga. Ha ha ha… (ras/c22/ami)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
