
DIRAWAT: Pengusaha sate Madura dan warung nasi di Cigugur, Ahmad Nawa menjalani perawatan di RSUD ’45 Kuningan, setelah ditembak gerombolan misterius, Sabtu malam (5/8).
JawaPos.com – Penembakan oleh orang tak dikenal menimpa Ahmad Nawa (45),seorang pengusaha sate Madura dan warung nasi di kawasan Cigugur, Kabupaten Kuningan. Akibatnya korban mengalami luka serius pada bagian paha kiri, dan kini masih menjalani perawatan di RSUD ’45 Kuningan.
Informasi dihimpun Radar Kuningan (Jawa Pos Group) di lokasi kejadian, penembakan tersebut berlangsung sekitar pukul 19.15 WIB, Sabtu malam (5/8). Ketika itu Nawa tengah duduk santai bersama istri dan salah satu anaknya di depan warung persis di sebelah timur persimpangan Cigugur-Palutungan.
Tiba-tiba Nawa didatangi seorang pria misterius. Dengan wajah tertutup masker, turun dari motor dan langsung mengacungkan pistol ke arahnya dan memuntahkan tembakan.
Korban refleks menyelamatkan anaknya yang berusia 5 tahun dan istrinya dengan cara mendorong agar tidak terkena tembakan. Nawa yang terkena tembakan di bagian paha, mencoba menyelamatkan diri dengan melompat ke sungai yang berada di samping warungnya.
Spontan Nawa langsung berlari menghindari tembakan pelaku ke arah kebun samping warung. Pelaku kemudian berusaha mengejar dan mengarahkan tembakan secara membabi buta ke arah korban yang lari di kebun bambu yang gelap.
Dikabarkan, pelaku sempat menembakan senjata jenis pistol ke arah korban hingga enam kali. Namun ternyata hanya satu butir yang mengenai tubuh korban, tepatnya pada bagian paha kiri.
Pelaku juga mengarahkan pistolnya ke arah istri korban serta menarik pelatuknya. Beruntung, peluru di dalam senjata jenis pistol itu sudah habis, sehingga istri korban bisa meloloskan diri.
Kapolres Kuningan AKBP Yuldi Yusman saat dihubungi melalui sambungan telepon mengatakan, belum dapat memberikan keterangan terkait kejadian tersebut. Aasannya, masih dalam proses penyelidikan.
“Saya masih di TKP, jadi belum bisa memberikan keterangan banyak,” kata Yuldi singkat.
Sementara itu, berdasarkan pantauan di lokasi kejadian, sejumlah warga terlihat masih berkumpul di depan warung nasi “Wong Brebes” yang telah dipasang garis polisi melingkar. Tak ditemukan bercak darah di lokasi kejadian, sebelah timur persimpangan Cigugur-Palutungan tersebut.
“Kami mengenal pemilik warung adalah Pak Ahmad, orang Madura pemilik warung Nasi Wong Brebes, sekaligus pemilik warung sate Madura di sampingnya. Saat kejadian, warga tengah asyik nonton Persib, dan di lokasi kejadian sedang sepi. Sehingga tidak banyak yang melihat kejadian tersebut,” kata Rustam salah satu warga Cigugur.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
