
Kebun Raya Batam.
JawaPos.com - Kebun Raya Batam sebagai salah satu objek wisata di Kota Batam akan terus ditingkatkan kualitasnya, dengan menambah tanaman baru yang diyakini dapat menjadi ikon baru.
Pendamping Kebun Raya Batam - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Cindy Yoeland Violita mengatakan, tanaman yang bernama ilmiah Oncosperma Tigillarium ini dipilih karena banyak ditemui di pesisir Kepri.
Dikatakannya, semula ikon Kebun Raya Batam hanya Kantung Semar."Nibung tersebar di setiap wilayah Kepri, begitu juga Kantung Semar. Tema kita di KR Batam kan tanaman pesisir dan tanaman pulau-pulau kecil," katanya ketika dilansir Batam Pos (Jawa Pos Group).
Dia mengatakan seiring eksplorasi spesies ikon utama yakni Kantung Semar bertambah. Jika sebelumnya ada Nephentes Gracilis, Nephentes Ampularia, Nepenthes Tricocharpa, Nepenthes Rafflesiana, dan Nepenthes Hokeriana. Kini tambah satu yakni, Nepenthes Rainwardtiana. "Kami dapat waktu eksplorasi ke tiga di pulau Sebangka Lingga," terangnya.
Secara umum, kini jumlah tanaman yang ada di kebun yang digadang-gadang saingi Botanic Garden milik Singapura itu, semakin hari semakin beragam.
Saat eksplorasi pertama di Bintan periode Maret-April lalu. Tim KR Batam mengumpulkan 275 nomor koleksi dengan jumlah 1.966 spesies. Ekplorasi kedua di Karimun pada April-Mei, diperoleh 1022 nomer koleksi dengan jumlah marga, 240 suku 106 spesies.
Dan eksplorasi ketiga di Pulau Sebangka, Lingga dalam kurun waktu 14-24 Juli (25-30 Juli penanganan hasil eksplorasi). Ada tambahan 288 nomer koleksi dgn jumlah 60 suku. "Jenis tanamannya banyak, ratusan spesies," tambah Cindy.
Sementara itu, peresmian KR Batam yang direncanakan Desember tahun ini, diundur hingga Maret 2018 mendatang. "Rencananya memang Desember, hanya saja melihat masih ada waktu perawatan selama tiga bulan kami memanfaatkan waktu ini untuk mempercantik KR Batam," kata Kepala Dinas Perumahan, Pemukiman, dan Pertamanan (Disperkimtan) Kota Batam, Herman Rozi.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
