
Ilustrasi
JawaPos.com - Jajaran Polres Bogor berhasil mengamankan tujuh pelaku sindikat produsen merkuri ilegal, yang beroperasi di wilayah Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor.
Mereka tertangkap basah tengah mengolah merkuri yang diduga merupakan hasil produksi bahan pemisah emas. Rencananya, merkuri dijual ke pasar lokal dan ekspor.
Kapolres Bogor, AKBP Andi M Dicky menjelaskan, penggerebakan lokasi produksi merkuri
dilakukan pada 25 Juli lalu.
Menurutnya, cara memproduksi merkuri ini sendiri menggunakan bahan tambang batu sinambar, yang bisa didapatkan dari Maluku.
Ketika batu sinambar dicampur dengan bubuk besi, maka akan menjadi merkuri.
"Kami sedang dalami karena ada informasi jika mereka menjual merkuri ini ke luar negeri.
Soalnya para pelaku kurang kooperatif seakan melindungi siapa pemilik sebenarnya dan ke
mana saja peredaran merkuri ini. Karena jika diekspor, harus ada dokumennya. Tapi ini
tidak ada sama sekali. Kemungkinan diselundupkan atau hanya untuk pasar lokal," kata Dicky
di Mako Polres Bogor, Kamis(3/8).
Menurut hasil pemeriksaan terhadap LS, UM, HN, YSF, JND, ATN dan US, diketahui merkuri
ini dijual Rp300 ribu per liter.
Polres Bogor sendiri mengamankan sekitar 1,5 ton bahan merkuri yang belum diproduksi.
"Harga edar sekitar Rp300 ribu per liter. Sekali produksi, dari 500 kilogram bahan-bahan
(batu sinambar dan bubuk besi) bisa menghasilkan 250 kilogram merkuri. Berarti cukup
signifikan keuntungannya," ujarnya.
Sayangnya, kepolisian belum mengetahui sejak kapan komplotan ini memproduksi merkuri.
"Yang pasti ini sangat berbahaya apabila terhirup bisa mengakibatkan kanker, kemandulan
hingga kematian. Kepada tujuh tersangka, kami jerat dengan Pasal 158 KUHP sambil kita
jajaki juga dengan UU Lingkungan Hidup karena merek memproduki bahan kimia tanpa izin,"
tandasnya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
