Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 4 Desember 2017 | 01.01 WIB

Kunjungi Rumah Wawan, Dedi: Jangan Malas Menuntut Ilmu

Bupati Puwakarta, Dedi Mulyadi bersama wawan dan ketiga anaknya. - Image

Bupati Puwakarta, Dedi Mulyadi bersama wawan dan ketiga anaknya.

JawaPos.com - Keluarga Wawan bisa bernapas lega. Rumahnya yang nyaris roboh lantaran diterpa hujan dan angin, kini diperbaiki.


Itu setelah Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi mengunjungi kediamannya di Jalan Ibrahim Singadilaga Gang Nusa Indah 4 RT 04 RW 01, Kabupaten Purwakarta, Sabtu (2/12).


Dedi merasa prihatin karena rumah yang dihuni oleh Wawan, yang notabene bekerja serabutan beserta tiga anaknya, dalam kondisi tak layak huni.


Wawan sendiri hidup pas-pasan. Dia diketahui memiliki tiga orang anak laki-laki.


Dua anak masih menempuh pendidikan sekolah dasar dan satunya lagi putus sekolah lantaran tidak bisa melanjutkan ke SMA.


Melihat kondisi ketiga anak Wawan, Dedi berpesan kepada Wawan agar sebisa mungkin anak- anaknya dapat bisa terus sekolah.


Sebab hal itu menjadi salah satu fokus perhatian pemda yaitu pendidikan.


"Jangan kedul (malas), pokoknya harus tetap semangat. Jangan putus sekolah," ucap Dedi.


Sebelumnya Nurjanah dalam cuitannya bercerita mengenai muridnya yang merupakan salah satu anak Wawan.


Dalam akun sosial medianya ia menceritakan muridnya yang merupakan salah satu anak berprestasi dan juara di kelas, menangis saat ditanya alasan tidak membawa beras perelek saat itu.


Beras perelek adalah pogram imbauan Pemerintah Purwakarta pemberian satu gelas beras, dalam seminggu dari warga mampu, ke warga kurang mampu.


Setelah mencari tahu mengenai latar belakang anak tersebut ternyata, murid Nurjanah
tinggal di sebuah rumah bersama seorang bapak dan ke dua kaka laki-lakinya masing-masing kelas 6 SD dan satu lagi harus putus sekolah.


"Anak ini cukup pintar dan juara kelas, mereka tinggal di rumah yang menurut kami enggak
layak. Kami pun sempat melihat isi rumahnya," kata Nurjanah dalam cuitannya.


Diakhir cuitan, Nurjanah menceritakan setiap pulang sekolah mereka pergi ke pasar untuk
menjadi kuli panggul. Sebagian sisa uang yang mereka dapatkan, untuk keperluan uang jajan.


Hal inilah yang lantas menggugah kepedulian Dedi. Dedi kemudian memberikan bantuan perbaikan rumah, sembako, hingga pendidikan.

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore