Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 27 Januari 2018 | 05.27 WIB

Diguyur Rp38 Miliar, Pemkot Bukittinggi Bangun Embung Berkonsep Wisata

Jajaran Pemkot Bukittinggi meninjau lokasi yang direncanakan akan dibangun embung di kawasan Tabek Gadang, Kelurahan Aur Kuning, Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh - Image

Jajaran Pemkot Bukittinggi meninjau lokasi yang direncanakan akan dibangun embung di kawasan Tabek Gadang, Kelurahan Aur Kuning, Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh

JawaPos.com - Guna mengatasi kekurangan air, Pemkot Bukittinggi berencana membangun embung atau cekungan penampungan air di kawasan Tabek Gadang, Kelurahan Aur Kuning, Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh. Kabarnya, di tahun 2018 ini, daerah wisata tersebut mendapat kucuran anggaran sebesar Rp38 miliar untuk pembangunan embung tersebut.


Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias mengatakan, pihaknya telah menyerahkan penggantian atas tanah dan tanaman tumbuh yang dipakai untuk pembangunan embung tersebut pada delapan orang pemilik tanah.


"Penggantian itu adalah bentuk penghargaan atas kerelaan masyarakat menyerahkan tanahnya. Hampir enam bulan lebih proses penggantian ini rampung," kata Ramlan pada sejumlah wartawan, Jumat (26/1).


Ia mengungkapkan, biaya penggantian atas tanah dan lahan mencapai Rp 10 miliar. Menurut Ramlan, akhir tahun 2017 lalu, rencana pembangunan embung tersebut telah ditenderkan pemerintah pusat.


Nantinya, untuk membuat embung itu akan dilakukan pembuangan tanah sekitar 50 ribu kubik. "Buangan tanah penggalian itu nanti dicarikan tempatnya. Nah, kalau ada warga yang berminat, silahkan ambil secara gratis," katanya.


Ramlan membeberkan, jika kelak proyek embung tersebut rampung, diperkirakan mampu menghasilkan tambahan air bersih sekitar 120 liter perdetiknya. Mengacu pada rumusnya, satu liter saja perdetik air, dapat dikonsumsi sebanyak 80 hingga 100 kepala keluarga (KK).


"Menariknya, pembangunan embung ini tidak sekedar bentuk kolam besar. Tapi, akan dipadukan dengan konsep pariwisata. Sehingga nantinya juga bisa menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH), dan objek wisata baru di Kota Bukittinggi," kata Wali Kota yang terpilih dari jalur independen itu.


Ramlan mengaku, air tersebut sudah melalui penelitian dan bisa digunakan. Sedangkan untuk jalur pipanya nanti, dibangun dengan sistem bor. Sehingga lebih aman, rapi dan tidak berantakan.

Editor: Budi Warsito
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore