Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 21 Januari 2018 | 02.15 WIB

Coklit Serentak, Petugas Turut Sambangi Rumah Abhan Misbah

Petugas KPU Jateng saat melakukan coklit pada Ketua Bawaslu RI, Abhan Misbah dan keluarga - Image

Petugas KPU Jateng saat melakukan coklit pada Ketua Bawaslu RI, Abhan Misbah dan keluarga


JawaPos.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU), hari ini, Sabtu (20/1) mulai melaksanakan pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih secara serentak di seluruh daerah yang akan mengikuti Pemilihan Kepala Daerah 2018. 


Kegiatan pemutakhiran data daftar pemilih (mutarlih) ini digelar dengan sistem door to door dan baru akan berakhir pada April 2018. Salah satu rumah yang tak luput dari sasaran petugas KPU adalah kediaman Ketua Bawaslu RI, Abhan Misbah, di Kampung Klipang RT 2 RW 1, Kelurahan Sendangmulyo, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang. 


"Sebenarnya ini tempat asal istri saya. Saya sendiri asli Pekalongan, tapi secara administrasi kependudukan saya sekeluarga tercatat di Klipang, jadi ya coklitnya di sini," tutur Abhan di tengah kegiataan pendataan oleh KPU, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (20/1).


Abhan yang memulai karirnya sebagai aktivis anti-korupsi dan kemudian dipercaya menjadi anggota Bawaslu beberapa tahun silam ini, sebelumnya memang diketahui tinggal di Klipang. Sampai akhirnya ia terpilih menjadi orang nomor satu pada jajaran pengawas pemilu pada tahun 2017 lalu, dirinya lebih sering berada di Jakarta. 


Rencananya, pada hari pencoblosan Pilgub Jateng 2018 nanti, yakni pada 27 Juni mendatang, Abhan sekeluarga akan nyoblos si kampung halaman istrinya. Keluarga Abhan sendiri terdaftar di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 1, Kelurahan Sendangmulyo. "Untuk lokasi coblosan, biasanya di Balai RW," katanya. 


Proses coklit di rumah Abhan turut dihadiri jajaran Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Tembalang, KPU dan Panwaslu Kota Semarang. Belum termasuk petinggi KPU dan Bawaslu Provinsi Jateng. 


"Kami dari pusat hingga tingkat Kelurahan siap mengawasi coklit serta memastikan tiap warga negara yang memenuhi syarat masuk dalam daftar pemilih," tegasnya. 


Sementara itu, Ketua KPU Jateng Joko Purnomo mengatakan pihaknya memang sengaja mendahulukan tokoh-tokoh nasional untuk dicoklit pada hari pertama mutarlih ini. 


Selain di kediaman Abhan Misbah, petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) Kota Semarang, juga melakukan coklit pada keluarga Komisioner KPU RI Hasyim Asyari di kawasan Plamongan Sari, Pedurungan pada siang sebelumnya. 


Di wilayah lainnya, petugas PPDP setempat juga diketahui telah mendatangi rumah ibu Presiden Joko Widodo, Sudjiatmi di Kota Surakarta, Mantan Gubernur Jateng Bibit Waluyo di Kota Magelang, serta tokoh religius Musthofa Bisri di Kabupaten Rembang.


Adapun kediaman Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi di kelurahan Lempongsari, serta Rumah Dinas Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Wisma Puri Gedeh yang rencananya juga akan didatangi petugas malam ini. 


"Alasan kita datangi tokoh-tokoh tersebut termasuk tokoh agama dan tokoh masyarakat pada hari pertama, kita ingin mereka bisa menjadi ikon dalam setiap penyelenggaraan pemilu ataupun pilkada,” katanya.


Joko menambahkan gerakan coklit serentak mulai hari ini selain sebagai upaya untuk memperoleh data pemilih yang akurat secara komperhensif, sekaligus untuk menggugah kesadaran masyarakat guna berpartisipasi aktif di pemilu nanti. 

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore