
Petugas KPU Jateng saat melakukan coklit pada Ketua Bawaslu RI, Abhan Misbah dan keluarga
JawaPos.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU), hari ini, Sabtu (20/1) mulai melaksanakan pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih secara serentak di seluruh daerah yang akan mengikuti Pemilihan Kepala Daerah 2018.
Kegiatan pemutakhiran data daftar pemilih (mutarlih) ini digelar dengan sistem door to door dan baru akan berakhir pada April 2018. Salah satu rumah yang tak luput dari sasaran petugas KPU adalah kediaman Ketua Bawaslu RI, Abhan Misbah, di Kampung Klipang RT 2 RW 1, Kelurahan Sendangmulyo, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang.
"Sebenarnya ini tempat asal istri saya. Saya sendiri asli Pekalongan, tapi secara administrasi kependudukan saya sekeluarga tercatat di Klipang, jadi ya coklitnya di sini," tutur Abhan di tengah kegiataan pendataan oleh KPU, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (20/1).
Abhan yang memulai karirnya sebagai aktivis anti-korupsi dan kemudian dipercaya menjadi anggota Bawaslu beberapa tahun silam ini, sebelumnya memang diketahui tinggal di Klipang. Sampai akhirnya ia terpilih menjadi orang nomor satu pada jajaran pengawas pemilu pada tahun 2017 lalu, dirinya lebih sering berada di Jakarta.
Rencananya, pada hari pencoblosan Pilgub Jateng 2018 nanti, yakni pada 27 Juni mendatang, Abhan sekeluarga akan nyoblos si kampung halaman istrinya. Keluarga Abhan sendiri terdaftar di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 1, Kelurahan Sendangmulyo. "Untuk lokasi coblosan, biasanya di Balai RW," katanya.
Proses coklit di rumah Abhan turut dihadiri jajaran Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Tembalang, KPU dan Panwaslu Kota Semarang. Belum termasuk petinggi KPU dan Bawaslu Provinsi Jateng.
"Kami dari pusat hingga tingkat Kelurahan siap mengawasi coklit serta memastikan tiap warga negara yang memenuhi syarat masuk dalam daftar pemilih," tegasnya.
Sementara itu, Ketua KPU Jateng Joko Purnomo mengatakan pihaknya memang sengaja mendahulukan tokoh-tokoh nasional untuk dicoklit pada hari pertama mutarlih ini.
Selain di kediaman Abhan Misbah, petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) Kota Semarang, juga melakukan coklit pada keluarga Komisioner KPU RI Hasyim Asyari di kawasan Plamongan Sari, Pedurungan pada siang sebelumnya.
Di wilayah lainnya, petugas PPDP setempat juga diketahui telah mendatangi rumah ibu Presiden Joko Widodo, Sudjiatmi di Kota Surakarta, Mantan Gubernur Jateng Bibit Waluyo di Kota Magelang, serta tokoh religius Musthofa Bisri di Kabupaten Rembang.
Adapun kediaman Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi di kelurahan Lempongsari, serta Rumah Dinas Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Wisma Puri Gedeh yang rencananya juga akan didatangi petugas malam ini.
"Alasan kita datangi tokoh-tokoh tersebut termasuk tokoh agama dan tokoh masyarakat pada hari pertama, kita ingin mereka bisa menjadi ikon dalam setiap penyelenggaraan pemilu ataupun pilkada,” katanya.
Joko menambahkan gerakan coklit serentak mulai hari ini selain sebagai upaya untuk memperoleh data pemilih yang akurat secara komperhensif, sekaligus untuk menggugah kesadaran masyarakat guna berpartisipasi aktif di pemilu nanti.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
