Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 25 Agustus 2026 | 13.48 WIB

Pemprov Jatim Kirim Tim Trauma Healing untuk Dampingi Lansia Korban Gempa NTT

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat menyalurkan bantuan kepada korban gempa di Posko Bencana, Manggarai, NTT, Senin (24/8). (Humas Pemprov Jatim) - Image

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat menyalurkan bantuan kepada korban gempa di Posko Bencana, Manggarai, NTT, Senin (24/8). (Humas Pemprov Jatim)

JawaPos.com - Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) menyoroti pendampingan psikososial korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT), terutama kelompok rentan seperti lansia dan anak.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengatakan selain bantuan kemanusiaan berupa logistik, pemproglv juga mengirimkan tim Layanan Dukungan Psikososial (LDP) yang terdiri dari 5 orang.

"Tim LDP ini ada 5 orang dan sudah 3 hari berada di sini. Jadi yang bisa kita lakukan melalui tim trauma healing ini memberikan penguatan kepada anak-anak, bapak-ibu dan lansia," tuturnya, Senin (24/8).

Pendampingan psikososial bagi lansia difokuskan untuk membantu menenangkan kondisi emosional, mengurangi kepanikan, serta meredakan tekanan dan stres yang muncul setelah mereka mengalami bencana gempa.

Dalam prosesnya, tim menggunakan teknik defusing dan debriefing, yakni memberikan kesempatan kepada lansia untuk menceritakan pengalamannya. Pendekatan ini diharapkan mencegah munculnya trauma lanjutan.

Menurut Khofifah, pendampingan psikososial membutuhkan proses berkelanjutan dan tidak cukup dilakukan sekali. Selama warga masih berada di posko pengungsian, dukungan emosional perlu terus diberikan.

“Penguatan, konseling dan trauma healing ini membutuhkan waktu. Karena itu, selama masih dalam situasi bencana, pendampingan perlu terus dilakukan agar anak-anak, bapak-ibu dan lansia bisa kembali kuat,” seru Khofifah.

Selain layanan psikososial, ia juga memastikan lansia korban gempa tetap mendapatkan layanan kesehatan. Mereka tetap perlu dipantau karena berada dalam situasi pengungsian setelah mengalami gempa.

Sebagai informasi, Pemprov Jawa Timur telah mengirimkan 17 tenaga medis, terdiri dari dokter ortopedi dan perawat sejak 17 Agustus 2026. Kereta membantu pelayanan kesehatan di RSUD Ruteng, Manggarai.

“Untuk para lansia, mereka membutuhkan perhatian dan pendampingan. Kita berharap layanan kesehatan bisa berjalan dengan baik sehingga mereka merasa lebih aman dan tidak sendiri dalam menghadapi situasi ini,” ucapnya.

Editor: Edy Pramana
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore