Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 21 Agustus 2026 | 22.19 WIB

Kabut Asap Ganggu Enam Penerbangan, Go Around hingga Dialihkan dari Bandara Supadio Kalbar

Sejumlah penumpang menunggu keberangkatan pesawat di terminal tunggu penumpang karena pesawat mengalami penundaan akibat gangguan asap karhutla, Jumat (21/8). (Jessica Helena Wuysang/Antara) - Image

Sejumlah penumpang menunggu keberangkatan pesawat di terminal tunggu penumpang karena pesawat mengalami penundaan akibat gangguan asap karhutla, Jumat (21/8). (Jessica Helena Wuysang/Antara)

JawaPos.com - Kabut asap yang menurunkan jarak pandang di bawah 1.000 meter menyebabkan enam penerbangan di Bandara Internasional Supadio Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), mengalami keterlambatan, Jumat (21/8).

"Lima penerbangan keberangkatan yang mengalami keterlambatan yakni JT 837 rute Pontianak-Surabaya, IU 691 Pontianak-Jakarta, IW 1440 Pontianak-Ketapang, IU 683 Pontianak-Jakarta, dan IU 697 Pontianak-Jakarta," kata General Manager Bandara Internasional Supadio Maya Damayanti dilansir dari Antara, Jumat (21/8).

Sementara itu, lanjut dia, satu penerbangan kedatangan, IU 682 rute Jakarta-Pontianak, bahkan harus melakukan go around sebelum akhirnya dialihkan (divert) ke Bandara Hang Nadim Batam pada pukul 08.24 WIB.

PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Supadio mengonfirmasi gangguan operasional penerbangan tersebut terjadi akibat penurunan jarak pandang yang dipengaruhi kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah sekitar bandara.

Berdasar data operasional, pada 18-20 Agustus 2026 tercatat 15 penerbangan mengalami keterlambatan akibat kondisi jarak pandang yang terbatas.

Sementara pada Jumat (21/8) pagi, terdapat lima penerbangan keberangkatan dan satu penerbangan kedatangan yang terdampak penurunan jarak pandang.

Maya mengatakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penerbangan menjadi prioritas utama dalam menghadapi kondisi cuaca dan jarak pandang yang terbatas.

"Kami terus memantau perkembangan kondisi jarak pandang di bandara. Koordinasi lintas instansi dengan stakeholder terkait berjalan dengan baik untuk memastikan seluruh prosedur keselamatan penerbangan terpenuhi di tengah kondisi gangguan asap saat ini," ujar Maya Damayanti.

Pihak Bandara Supadio bersama Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), AirNav Indonesia, maskapai penerbangan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan Polres Kubu Raya terus memantau kondisi jarak pandang secara waktu nyata untuk menentukan kelayakan operasional penerbangan.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore