
Tukang cukur, Nurhidayat, meminta maaf karena menyebut Indonesia belum merdeka (Instagram Info Jawa Barat)
JawaPos.com - Camat Rancabungur Dita Aprilia menyatakan bahwa pria yang memaksa tukang cukur, Nurhidayat alias Apuy untuk memasang bendera merah putih dan memvideokannya buka pegawai kecamatan.
"Perlu juga kami tegaskan dalam hal ini bahwa orang tersebut bukanlah pegawai Kecamatan Rancabungur," ujar Dita kepada wartawan, Kamis (13/8).
Ia juga mengeklaim tak pernah menginstruksikan pria tersebut untuk memaksa dan mengintimidasi Nurhidayat yang saat itu tengah mencukur pelanggannya.
Baca Juga:Resmi Batal Rp 1, Pramono Ubah Tarif MRT, LRT dan Transjakarta jadi Rp 8 pada HUT ke-81 RI
"Saya sebagai Camat Rancabungur tidak pernah menginstruksikan kepada orang tersebut untuk mengintimidasi atau mengeluarkan kata-kata yang kurang sopan kepada Kang Apuy," tutur Dita.
Adapun terkait videonya yang muncul saat masuk ke tempat Apuy bekerja, Dita mengatakan bahwa saat itu ia hanya memberikan imbauan untuk memasang bendera merah putih.
"Untuk meningkatkan rasa empati warga masyarakat terhadap perjuangan-perjuangan para pahlawan. Setidaknya di bulan Agustus ini, dari tanggal 1 Agustus - 31 Agustus, warga masyarakat mengibarkan bendera merah putih," tandasnya.
Sebelumnya, viral di media sosial seorang tukang cukur menolak memasang bendera jelang peringatan kemerdekaan. Alasannya, ia mempertanyakan makna merdeka itu sendiri. Netizen pun membantu memberi bukti pernyataannya.
Peristiwa itu terjadi ketika pegawai kecamatan Rancabungur mencecar tukang cukur untuk memasang bendera merah putih di tempat kerjanya. Namun, ia menolak.
Mulanya, seorang wanita yang disebut Camat Rancabungur mendatangi tukang cukur tersebut dan memintanya untuk memasang bendera.
"Beli dong. Masa enggak sanggup beli. Saya udah ngasih banyak," ucap ibu tersebut dalam video, dikutip Rabu (12/8).
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022