Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 7 Agustus 2026 | 19.02 WIB

Bertarung demi Nyawa, Warga Pelalawan Pingsan setelah Diserang Beruang Madu

Tim Wildlife Rescue Unit Besar Konservasi KSDA Riau memasang kandang jebak untuk beruang madu. (Dok. Kemenhut) - Image

Tim Wildlife Rescue Unit Besar Konservasi KSDA Riau memasang kandang jebak untuk beruang madu. (Dok. Kemenhut)

JawaPos.com - Beruang madu menyerang warga Desa Pangkalan Gondai, Kabupaten Pelalawan, Riau. Dalam konflik satwa liar itu korban berhasil lolos dari maut. Namun, dia sempat pingsan dan mengalami luka parah. 

Beruntung insiden itu dapat diketahui warga dilaporkan segera ke Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Riau. Dalam penyelamatan dan penanganan darurat itu, Balai BKSDA mengerahkan pengerahan Tim Wildlife Rescue Unit (WRU).

Kepala Balai Besar KSDA Riau Supartono menegaskan, perlindungan warga dalam setiap kejadian merupakan hal penting. "Setiap laporan konflik satwa liar kami tindak lanjuti dengan menurunkan tim WRU ke lapangan" ujarnya kepada wartawan pada Jumat (7/8).

Dia menuturkan, penanganan konflik selalu dilakukan secara terukur dengan memprioritaskan keselamatan warga serta kelestarian satwa. Untuk itu, pentingnya koordinasi bersama pemerintah daerah, aparat keamanan, dan warga sekitar.

Untuk diketahui, respons cepat itu bermula dari laporan warga. Lantas Tim WRU Balai Besar KSDA Riau diberangkatkan dari Pekanbaru dengan membawa satu unit kandang jebak khusus. 

Peralatan itu disiapkan sebagai bagian dari prosedur standar kesiapsiagaan penanganan konflik satwa liar di lapangan.

Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan koordinasi dengan Sekretaris Desa Pangkalan Gondai. Tim kemudian menggali kronologi lengkap di kantor desa setempat guna menentukan langkah penanganan teknis selanjutnya.

Menurut penuturan pemerintah desa, korban mendadak diserang beruang madu dari arah belakang saat berkebun. Korban sempat melakukan perlawanan sengit hingga satwa tersebut akhirnya melepaskan cengkeraman dan melarikan diri.

Kendati berhasil lolos dari maut, korban menderita luka-luka hingga sempat pingsan akibat pendarahan parah. Pihak keluarga langsung meLarikan korban ke Rumah Sakit (RS) Selasih Pangkalan Kerinci untuk perawatan medis.

Editor: Ilham Safutra
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore