Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 11 Juli 2026 | 23.48 WIB

Jelang Muktamar NU, Zulfa Mustofa Buka Suara soal Pencalonan Ketua Umum PBNU

Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Zulfa Mustofa. ANTARA/HO-PBNU - Image

Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Zulfa Mustofa. ANTARA/HO-PBNU

JawaPos.com  Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Zulfa Mustofa akhirnya buka suara terkait namanya yang masuk dalam bursa calon Ketua Umum PBNU menjelang Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama.

Pernyataan tersebut disampaikan usai peluncuran dan bedah kitab Ithafu Ummati Al Muqtafa di Aula Sakinah Masjid Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, Jumat (10/7).

"Kalau itu permintaan dari pengurus cabang dan wilayah, saya tidak bisa menolak," kata KH Zulfa kepada awak media.

Menurutnya, proses pemilihan Ketua Umum PBNU harus dipandang sebagai ikhtiar menjaga persatuan organisasi sekaligus keberlanjutan tradisi keilmuan Nahdlatul Ulama. Kepemimpinan di tubuh NU, kata dia, bukan sekadar jabatan struktural, tetapi amanah untuk merawat umat dan menjaga marwah organisasi.

Dukungan terhadap pencalonan KH Zulfa juga disampaikan Ketua Lembaga Dakwah PBNU, Kyai Abdullah Syamsul Arifin. Ia menyebut aspirasi dari sejumlah pengurus wilayah dan cabang terus menguat menjelang Muktamar.

"Beliau menjadi ikon perubahan di NU," ujar Abdullah.

Pernyataan tersebut disampaikan bertepatan dengan peluncuran Ithafu Ummati Al Muqtafa, sebuah karya yang menghimpun empat kitab berbahasa Arab mengenai metodologi Bahtsul Masail, ushul fikih, fatwa kontemporer, serta sejarah intelektual Syekh Nawawi al-Bantani.

KH Zulfa mengatakan karya tersebut merupakan bagian dari upaya menghidupkan kembali tradisi menulis di kalangan ulama dan pesantren. Menurutnya, tradisi keilmuan tidak cukup dijaga melalui pengajian dan ceramah, tetapi juga melalui karya tulis yang dapat menjadi rujukan lintas generasi.

"Ini merupakan ikhtiar saya bersama generasi muda NU agar Nahdlatul Ulama tidak pernah terlepas dari tradisi keilmuan. Semoga NU tidak pernah kehabisan kader yang terus belajar, membaca, dan menulis," ujarnya.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore