
Ilustrasi kampus Unnes. (Istimewa)
JawaPos.com - Seorang mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) berinisial FA digeruduk massa usia viral diduga melakukan pelecehan seksual verbal melalui pesan singkat kepada sejumlah perempuan.
Kasus yang viral di media sosial itu berujung pada pengepungan terhadap terduga pelaku oleh ratusan mahasiswa di kawasan kampus Unnes pada Rabu (17/6) malam hingga Kamis dini hari.
Berikut sejumlah fakta yang terungkap dalam kasus tersebut:
Kasus ini mencuat setelah tangkapan layar percakapan yang diduga dikirim FA beredar luas di media sosial X. Dalam salah satu percakapan, FA disebut menghubungi perempuan yang membuka jasa titip (jastip) di sekitar kampus.
Setelah mendapat jawaban bahwa layanan jastip sudah tutup, ia diduga melontarkan pertanyaan yang mengarah pada pelecehan seksual verbal, termasuk menanyakan hal-hal pribadi terkait aktivitas seksual korban.
Pelaku menanyakan hal-hal di luar konteks jastip dan malah menanyakan korban terkait hubungan seksual.
Percakapan tersebut memicu kemarahan publik karena korban dan terduga pelaku tidak memiliki hubungan personal.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
