Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 17 Juni 2026 | 02.38 WIB

Kanwil Ditjenpas Sulsel Bantah Ada Pesta Narkoba di Lapas Makassar

Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan membantah ada pesta narkoba di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Makassar, menyusul insiden penikaman seorang narapidana terkait dugaan pelaporan penyalahgunaan narkoba di lapas itu. (Antara). - Image

Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan membantah ada pesta narkoba di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Makassar, menyusul insiden penikaman seorang narapidana terkait dugaan pelaporan penyalahgunaan narkoba di lapas itu. (Antara).

JawaPos.com - Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan membantah ada pesta narkoba di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Makassar. Hal ini menyusul insiden penikaman seorang narapidana terkait dugaan pelaporan penyalahgunaan narkoba di lapas itu.

"Hasil pemeriksaan serta tes urine yang telah dilakukan, menunjukkan bahwa insiden tersebut tidak terkait dengan penyalahgunaan narkoba sebagaimana yang diberitakan," ujar Kepala Kanwil Ditjenpas Sulsel Mulyadi mengklarifikasi kejadian itu di Makassar, dilansir dari Antara, Selasa (16/6).

Mulyadi membantah insiden penikaman narapidana di Lapas Makassar karena penyalahgunaan narkoba. Hal ini karena berdasarkan hasil pemeriksaan, insiden itu berawal dari kesalahpahaman antarpenghuni kamar di dalam sel lapas.

Awalnya, seorang warga binaan baru berinisial MC menempati kamar sel itu dan sering ditegur penghuni kamar lain karena mengganggu ketertiban, khususnya pada saat pelaksanaan ibadah shalat.

Merasa tersinggung ditegur, kemudian terjadi adu mulut yang berujung perkelahian antarwarga binaan. Dalam kondisi emosi, terjadi keributan dan melibatkan warga binaan lainnya sehingga terjadi kekerasan fisik.

Korban MC dikeroyok tiga orang narapidana berinisial BG, AR, dan FR pada 25 Mei 2026 di kamar blok lapas. Usai kejadian itu, dari hasil pemantauan, kondisi korban sejauh ini berangsur-angsur pulih.

Luka tusukan di badan korban mulai mengering dan tidak ditemukan tanda-tanda infeksi maupun keluhan lanjutan, bahkan sudah beraktivitas seperti biasa.

Mengenai pemberitaan yang beredar berkaitan dugaan pelaporan penyalahgunaan narkoba oleh korban di Lapas Makassar dikaitkan dengan insiden penikaman tersebut, Mulyadi menegaskan hal itu tidak benar.

Kepastian itu setelah dilaksanakan pemeriksaan pada Senin (15/6), yang dipimpin Kepala Bidang Perawatan, Pengamanan, dan Kepatuhan Internal bersama Tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal Kanwil Ditjenpas Sulsel di Lapas.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore