
Ketua Umum Kowani Nannie Hadi Tjahjanto (kedua kanan) dan Wakil Ketua Kowani Atiek Sardjana (kedua kiri) dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (4/6/2026). ANTARA/HO-Kowani
JawaPos.com - Kongres Wanita Indonesia (Kowani) menegaskan pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB) yang mengatasnamakan organisasi pada tanggal 3 Juni 2026, tidak sah, dikutip dari ANTARA.
Sebelumnya diberitakan, Yenny Wahid terpilih sebagai Ketua Umum Kowani melalui Kongres Luar Biasa (KLB) yang digelar di Jakarta. Adapun agenda utama KLB tersebut adalah memperkuat tata kelola organisasi, pemberdayaan perempuan, serta meningkatkan peran perempuan Indonesia di tingkat global.
"Jangan menyatakan KLB tanggal 3 Juni 2026 sah hanya berdasarkan klaim sepihak. Tunjukkan dokumennya, tunjukkan kewenangannya, tunjukkan dasar AD/ART-nya, dan tunjukkan bahwa seluruh prosesnya sah. Tanpa itu, KLB tersebut patut dinilai cacat kewenangan dan cacat prosedur," kata Ketua Umum Kowani Nanny Hadi Tjahjanto saat konferensi pers di Jakarta, Kamis (4/6) lalu.
Nanny mengatakan bahwa kepemimpinan Kowani hasil Kongres XXVI tahun 2024 saat ini tetap berjalan, sah, aktif, dan menjalankan seluruh fungsi organisasi sebagaimana mestinya.
"Kowani ini tetap berdiri sesuai dengan Kongres ke-26 tahun 2024," tegas Nannie.
Menurut dia, persoalan mendasar yang harus dijawab terkait KLB 3 Juni tersebut bukan mengenai siapa yang hadir ataupun keputusan apa yang diumumkan, melainkan mengenai kewenangan pihak yang mengundang dan menyelenggarakan KLB.
Ia mengatakan, berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), penyelenggaraan Kongres Luar Biasa harus dilakukan oleh pihak yang memiliki kewenangan organisasi yang sah.
Oleh karena itu, legalitas suatu KLB harus terlebih dahulu diuji dari aspek kewenangan penyelenggara, mekanisme pemanggilan peserta, keabsahan peserta, kuorum, serta prosedur pengambilan keputusan.
Nanny Hadi Tjahjanto juga menegaskan bahwa organisasi perempuan tertua dan terbesar di Indonesia ini tidak boleh dijadikan arena perebutan kepentingan yang berpotensi merusak persatuan gerakan perempuan Indonesia.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
