
Pekerja PT Cipta Kridatama (CK) memantau operasional kegiatan tambang. (Istimewa)
JawaPos.com - Kehadiran perusahaan tambang di tengah kawasan masyarakat tidak hanya dituntut mengutamakan keselamatan pekerja dan untung belaka. Mereka juga mesti memberi manfaat kepada masyarakat di sekitar tambang itu berada.
Direktur PT Cipta Kridatama Roni Setyawan mengatakan, pertumbuhan bisnis hanya bermakna jika dibangun di atas fondasi keselamatan yang aman dan bertanggung jawab dengan lingkungan sosial. "Tidak ada kompromi dalam hal keselamatan operasi karena itu menjadi prasyarat dasar setiap kegiatan usaha," ujar Roni Setyawan dalam keterangan kepada JawaPos.com pada Sabtu (6/6).
Roni Setyawan mengakui bahwa perusahaan tambang saat ini dituntut untuk tidak hanya mengejar produktivitas operasi, tetapi juga mengedepankan tata kelola yang baik melalui praktik Health, Safety, and Environment (HSE), serta tanggung jawab sosial.
PT Cipta Kridatama (CK) selaku anak usaha dari PT ABM Investama Tbk (ABMM) memperkuat komitmen itu dengan menghadirkan inovasi keselamatan kerja dan program pemberdayaan masyarakat di wilayah operasionalnya yang tersebar di Sumatra dan Kalimantan.
Di sektor operasional, CK fokus pada perlindungan setiap insan yang bekerja di area tambang agar dapat pulang dengan selamat ke keluarganya. Hal itu dibuktikan melalui penerapan inovasi teknologi fatigue-triggered auto-braking system yang dikembangkan bersama mitranya.
Teknologi canggih ini mampu mendeteksi tingkat kelelahan operator di lapangan dan secara otomatis memicu sistem pengereman. Sistem ini bahkan dirancang untuk mampu menghentikan truk bermuatan dari kecepatan 50 km per jam dalam jarak kurang dari 30 meter.
Selain teknologi, keselamatan operasional CK didukung oleh kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) yang terus ditingkatkan melalui program Advance Development Operator Program (ADOP) dan Training Need Analysis. Saat ini, tingkat sertifikasi kompetensi untuk para pengawas dan tenaga teknis CK telah mencapai 99% hingga 100%. Hasil dari kedisiplinan dan inovasi keselamatan ini sangat terukur.
Sepanjang 2025, CK berhasil membukukan 42,2 juta jam kerja dengan tingkat frekuensi kecelakaan (frequency rate) yang tetap berada di bawah ambang batas industri, serta sukses mempertahankan rekor zero fatality selama tiga tahun berturut-turut sejak 2023.
Sementara itu, dari sisi tanggung jawab sosial, CK membangun program pemberdayaan yang menjawab kebutuhan langsung masyarakat sekitar.
Di wilayah Kalimantan Selatan, CK mengembangkan program inovasi pupuk organik yang diberi nama Biotron atau Biochar Three in One. Program CSR ini dirancang khusus untuk memperbaiki kualitas tanah, meningkatkan produktivitas hasil pertanian warga, sekaligus mengurangi ketergantungan para petani terhadap penggunaan pupuk kimia.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
