
Ilustrasi board game di Kafe Surabaya (Dok. Pexels/AmatPreciado)
JawaPos.com – Dalam beberapa tahun terakhir, kultur board game berkembang pesat di berbagai negara dan tidak lagi dipandang sekadar permainan hiburan. Beragam board game kini digunakan sebagai media belajar, simulasi sosial, hingga alat membangun kemampuan berpikir kritis dan kolaborasi, terutama di kalangan anak-anak dan remaja.
Tren tersebut mulai dimanfaatkan peneliti di Indonesia dan Australia untuk menjawab tantangan literasi perubahan iklim yang masih rendah di kalangan peserta didik.
Melalui pendekatan permainan edukatif berbasis board game, para peneliti mencoba menghadirkan metode belajar yang lebih interaktif dan mudah dipahami dibanding pendekatan teori yang selama ini dianggap terlalu teknis bagi anak-anak usia sekolah dasar.
Baca Juga:Bosen Nongkrong? Coba 7 Cafe dengan Fasilitas Board Game Ini di Surabaya Biar Kuliner Lebih Seru
Uji coba permainan dilakukan di Nusa Tenggara Timur dan dibahas dalam forum Shaping Climate Resilience Policy Through Inclusive Research di Jakarta, Selasa (26/5).
Ahli Manajemen Risiko Bencana dari PREDIKT, Yusra Tebe, mengatakan pendekatan board game dipilih karena perubahan iklim sering kali sulit dipahami oleh anak-anak maupun guru.
“Pengetahuan tentang perubahan iklim di peserta didik cukup rendah, termasuk para guru dan pengambil kebijakan. Masih ada yang berpendapat bahwa perubahan iklim itu tidak nyata,” ujarnya.
Menurut Yusra, permainan dipilih agar proses belajar terasa lebih dekat dengan keseharian anak-anak.
“Supaya anak-anak dan guru bisa belajar perubahan iklim melalui permainan sehingga lebih menyenangkan, jadi teori dan aplikasi bisa lebih dapat,” katanya.
Yang menarik, permainan tersebut tidak dirancang sepihak oleh peneliti. Anak-anak di NTT dan siswa di Sekolah Harkaway, Victoria, Australia, turut dilibatkan dalam proses pengembangan permainan melalui pendekatan co-creation.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
