
Sebuah video viral memperlihatkan aksi sejumlah mobil yang berhenti di tikungan jalan tajam dan curam hanya untuk berfoto di jalur ekstrem Sitinjau Lauik, Sumatera Barat. (Instagram: @warungjurnalis)
JawaPos.com - Sitinjau Lauik kembali menjadi sorotan setelah aksi rombongan pejabat yang menghentikan kendaraan di tengah jalur untuk berfoto viral di media sosial. Insiden ini memicu kritik karena dilakukan di ruas jalan yang dikenal ekstrem dan berisiko tinggi.
Namun di balik kontroversi tersebut, Sitinjau Lauik kembali mengingatkan publik pada satu hal: jalur ini bukan sekadar jalan penghubung, melainkan ikon tersendiri di Sumatera Barat.
Terletak di ruas Padang–Solok, Sitinjau
Lauik sudah lama dikenal sebagai jalur yang memadukan keindahan alam dan tantangan ekstrem. Bahkan, bagi banyak pengemudi, melintasi jalur ini menjadi pengalaman yang tak terlupakan.
Lantas, apa yang membuat Sitinjau Lauik begitu ikonik?
1. Jalur Ekstrem yang Menguji Nyali
Hal paling melekat dari Sitinjau Lauik adalah karakter jalannya yang ekstrem. Tikungan tajam seperti di titik Panorama 1 dan tanjakan curam membuat kendaraan, terutama truk dan bus, harus ekstra hati-hati.
Dalam banyak kasus, kendaraan besar bahkan perlu mengambil ancang-ancang untuk bisa menanjak, atau bergantian saat melewati tikungan sempit. Kombinasi ini menjadikan Sitinjau Lauik sebagai salah satu jalur paling menantang di Indonesia.
2. Dijuluki 'Jalur Maut' karena Rawan Kecelakaan
Julukan 'jalur maut' bukan tanpa alasan. Sitinjau Lauik kerap menjadi lokasi kejadian kendaraan gagal menanjak, rem blong saat turunan, hingga kecelakaan lalu lintas. Risiko meningkat saat hujan turun, ketika jalan menjadi licin dan jarak pandang terbatas.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
