Logo JawaPos
Author avatar - Image
08 April 2026, 01.51 WIB

Bukan Konflik Agama atau SARA, Wakapolda Malut: Bentrok di Halmahera Tengah Murni Tindak Pidana

Cuplikan video bentrokan di Halmahera. (x.com) - Image

Cuplikan video bentrokan di Halmahera. (x.com)

JawaPos.com - Insiden di Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara (Malut) pada Jumat pekan lalu (3/4) menyebabkan seorang Ali Daud meninggal dunia. Untuk mengungkap kasus tersebut, polisis sudah mengambil langkah. Polda Malut menyatakan bahwa insiden tersebut murni tindak pidana, bukan konflik agama atau persoalan SARA.

Wakapolda Malut Brigjen Pol Stephen M. Napiun menyampaikan hal itu saat mengawal proses pemakaman korban. Dia memastikan bahwa Polda Malut akan akan mengungkap pelaku yang menyebabkan Ali Daud meninggal dunia. Dia meminta masyarakat agar menahan diri dan tidak terprovokasi oleh berita bohong atau hoax yang beredar.

”Peristiwa ini adalah murni tindak pidana atau perkelahian antar kampung, bukan konflik agama atau SARA,” kata dia dikutip Selasa (7/4).

Untuk memberikan rasa aman kepada keluarga korban dan masyarakat, TNI-Polri melakukan pengawalan ketat. Sebelumnya Kabid Humas Polda Malut Kombes Wahyu Istanto Bram menyampaikan bahwa instansinya tidak hanya mengedepankan penegakan hukum, melainkan juga memastikan pendekatan humanis berjalan.

”Polri hadir bukan hanya untuk menegakkan hukum, tetapi juga untuk memberikan dukungan moril kepada keluarga korban. Kami memastikan bahwa penanganan kasus ini dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai aturan hukum yang berlaku,” terang dia.

Kepada masyarakat setempat, Kombes Wahyu mengimbau agar masyarakat tetap tenang, tidak terprovokasi, serta mempercayakan sepenuhnya proses hukum kepada pihak kepolisian. Melalui pendekatan yang humanis, Polri ingin menunjukkan bahwa kehadiran petugas bukan sekadar sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat.

Polda Malut juga memastikan warga Desa Sibenpopo yang sempat mengungsi akibat bentrokan antar kampung sudah kembali ke rumah masing-masing. Proses kepulangan warga berlangsung dengan tertib, menunjukkan bahwa negara hadir dalam memastikan rasa aman bagi masyarakat.

Dalam proses evakuasi tersebut, berbagai kendaraan dikerahkan. Mulai bus dan truk milik Satuan Brimob, kendaraan TNI, hingga armada dari Polres Halmahera Tengah. Tidak hanya itu, masyarakat juga terlibat melalui penggunaan kendaraan pribadi untuk membantu mempercepat proses evakuasi.

”Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Polri bersama TNI dan pemerintah daerah berupaya memastikan proses evakuasi berjalan aman, tertib, serta kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi,” kata kabid humas.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore