
Gempa Sulut. (Istimewa)
JawaPos.com - Dalam rapat koordinasi (rakor) penanggulangan bencana alam gempa bumi di Sulawesi Utara (Sulut) hari ini (4/2), Pemerintah Pusat mendapat laporan sejumlah kerusakan. Termasuk diantaranya kerusakan rumah sakit di Manado. Dari laporan itu diketahui ada 40 pasien yang harus dievakuasi pasca gempa berkekuatan 7,6 skala richter mengguncang pagi tadi.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari menyampaikan hal itu melalui keterangan yang disampaikan kepada awak media. Dia menyatakan bahwa laporan dari Korem 131/Santiago menyebutkan telah terjadi kerusakan pada salah satu rumah sakit di Manado.
”Meliputi pecahnya kaca ruang ICU dan runtuhnya tembok. Sebanyak 40 pasien telah dievakuasi ke lokasi yang lebih aman akibat trauma,” kata Abdul Muhari.
Tidak di Sulut, laporan dampak gempa bumi juga datang dari otoritas di wilayah Maluku Utara (Malut). Abdul Muhari mengungkapkan bahwa gempa bumi pagi tadi menyebabkan kerusakan signifikan di Malut. Laporan menyebut ada 5 rumah rusak berat di Kecamatan Batang Dua, Kota Ternate. Di lokasi yang sama sebanyak 18 rumah rusak ringan dan 4 gereja rusak dengan kerusakan berbeda-beda.
”Di Kota Tidore Kepulauan, Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen, melaporkan kerusakan rumah warga di beberapa kecamatan serta fasilitas Pelabuhan Speedboat di Tidore Utara. Ribuan warga di Kecamatan Jailolo dan Kecamatan Ibu (Halmahera Barat) dilaporkan masih mengungsi,” terang dia.
Dalam rapat yang sama, Abdul Muhari mengungkapkan bahwa Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno telah memerintahkan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto untuk segera bertolak ke lokasi terdampak bencana. Tujuannya untuk memimpin penanganan darurat serta memastikan dukungan Dana Siap Pakai (DSP) bagi pemerintah daerah.
Karena itu, BNPB mendorong agar pemerintah daerah segera menetapkan Status Tanggap Darurat sebagai prasyarat penyaluran DSP dan bantuan logistik secara akuntabel. Selain itu, BNPB juga menginstruksikan aktivasi Posko Tanggap Darurat untuk memastikan pemenuhan kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, dan pakaian bagi para pengungsi.
”Sebagai tindak lanjut konkret dari seluruh langkah tersebut, pemerintah pusat segera mengerahkan tim gabungan ke lokasi terdampak. Tim yang dipimpin oleh kepala BNPB bersama kepala Basarnas serta jajaran BMKG dijadwalkan berangkat menuju Sulawesi Utara dan Maluku Utara,” jelasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Garudayaksa vs Persik di Super League: Tuan Rumah Tak Ingin Malu di Kandang!
Prediksi Skor Sevilla vs Valencia di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Amankan 3 Poin!
Prediksi Susunan Pemain Garudayaksa FC vs Persik Kediri: Septian David Incar Kemenangan!
Prediksi Skor Union Berlin vs Schalke 04 di Liga Jerman: Kans Die Knappen Bikin Tuan Rumah Terpukul
Prediksi Skor Como vs RB Leipzig di Liga Champions: I Lariani Siap Libas Tim Tamu di Sinigaglia
Prediksi Skor Slavia Prague vs Lens di Liga Champions: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Rennes vs Marseille di Liga Prancis: Les Rennais Siap Pesta Gol di Roazhon Park!
Dituduh Netizen Mau Lepas Tanggung Jawab Terhadap Anak, Ini Jawaban Audi Marissa
Krisis Kesehatan Mental Anak: Lingkungan Kita Ikut Membentuknya

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022