
Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung Asep Saeful Gufron. (Rubby Jovan/Antara)
JawaPos.com–Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Bandung memperkuat kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) untuk menangani persoalan kesehatan mental para pelajar.
Kepala Disdik Kota Bandung Asep Saeful Gufron mengatakan penguatan kesehatan mental siswa telah dimulai sejak 2025. Hal itu dilakukan melalui sejumlah program strategis, salah satunya penguatan karakter dengan pendekatan bela negara yang melibatkan TNI dan Polri.
”Program ini diluncurkan oleh Pak Wali Kota untuk membangun pola pikir positif anak-anak, menanamkan kemandirian, rasa tanggung jawab, dan ketahanan mental agar mereka tidak mudah terprovokasi atau terintimidasi,” kata Asep seperti dilansir dari Antara di Bandung.
Asep menjelaskan, dalam pelaksanaannya, Dispendik Kota Bandung menggandeng Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta Dinas Sosial.
”Penanganan kesehatan mental tidak bisa berdiri sendiri. Harus kolaboratif, karena persoalan anak menyentuh aspek pendidikan, kesehatan, perlindungan anak hingga sosial,” ujar Asep Saeful Gufron.
Dia menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya akan mengumpulkan seluruh guru bimbingan konseling (BK) se-Kota Bandung untuk memperoleh penguatan kapasitas. Dispendik juga akan menggandeng Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi) dalam memberikan pelatihan serta pemetaan kompetensi guru BK agar lebih peka membaca kondisi psikologis siswa.
”Nanti para guru BK akan dibekali keilmuan oleh para psikolog supaya lebih fokus mendeteksi perubahan perilaku, pola pikir, dan potensi risiko pada anak-anak,” terang Asep Saeful Gufron.
Sebelumnya, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyebut sekitar 10 ribu siswa di Kota Bandung mengalami gangguan kesehatan mental sepanjang 2025. Hal itu diketahui berdasar hasil survei yang dilakukan Dinas Kesehatan Kota Bandung terhadap pelajar tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah atas.
”10.000 siswa alami masalah kesehatan mental,” kata Farhan.
Dia mengatakan, temuan tersebut akan menjadi dasar bagi Dinas Pendidikan Kota Bandung untuk menyusun program penguatan kapasitas guru bimbingan konseling (BK) di sekolah-sekolah.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
