
Personel TNI AD ikut mengevakuasi korban bencana banjir bandang yang menghantam permukiman penduduk di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulut. (Kodam XIII/Merdeka)
JawaPos.com–Kapendam XIII/Merdeka Kolonel Inf Daniel E. S. Lalawi menyebutkan, korban banjir bandang sejumlah permukiman di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, sebanyak 14 orang meninggal dunia. Sebanyak 35 kepala keluarga dengan total 108 jiwa terpaksa mengungsi ke lokasi-lokasi yang telah disiapkan pemerintah setempat.
”Sebanyak 25 orang lainnya mengalami luka-luka, serta satu orang masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian,” kata Kapendam Daniel E. S. Lalawi seperti dilansir dari Antara, Senin (5/1).
Dia mengatakan, kerugian material akibat bencana ini cukup signifikan. Tercatat sebanyak 64 unit rumah mengalami kerusakan berat dan ringan, serta 21 unit rumah dilaporkan hilang akibat terseret banjir bandang.
Di beberapa wilayah, lanjut dia, akses jalan utama tertutup material tanah, batu, dan kayu. Sehingga belum dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
”Menindaklanjuti kejadian tersebut, Kodam XIII/Merdeka melalui Dandim 1301/Sangihe telah memerintahkan Danramil 1301-02/Siau beserta personel untuk terjun langsung ke lokasi terdampak guna membantu proses pencarian, evakuasi korban, serta penanganan darurat bersama unsur Polri dan pemerintah daerah,” ujar Daniel E. S. Lalawi.
Sebagai bentuk respons cepat, menurut dia, Kodam XIII/Merdeka menyiapkan dukungan dua peleton personel TNI. Yakni terdiri atas unsur satuan tempur, bantuan tempur, balak, serta personel Bekangdam, lengkap dengan kendaraan truk, perlengkapan lapangan, tenda, pailbad, dan aldurlap untuk mendukung para pengungsi.
Pergeseran personel direncanakan menggunakan Kapal Feri Lokon Banua milik Pemda Sitaro melalui Dermaga PSDP Bitung, dengan tetap memperhatikan kondisi cuaca dan keselamatan.
Bencana banjir bandang melanda wilayah Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro, pada Senin (5/1) sekitar pukul 02.45 wita. Peristiwa tersebut diawali hujan deras yang mengguyur wilayah Siau sejak pukul 02.00 wita secara terus-menerus, sehingga menyebabkan luapan air bercampur material tanah, batu, dan kayu, dari daerah perbukitan menuju permukiman warga.
Sejumlah lokasi terdampak banjir bandang, di antaranya Kelurahan Bahu, Kecamatan Siau Timur; Kampung Laghaeng dan Kampung Batusenggo, Kecamatan Siau Barat Selatan; Kampung Peling dan Kampung Bumbiha, Kecamatan Siau Barat; serta Kelurahan Paseng, Kecamatan Siau Barat. Bencana ini mengakibatkan korban jiwa, luka-luka, serta kerusakan parah pada rumah warga dan fasilitas umum.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
