Kapolda Sumbar Gatot Tri Suryanta
JawaPos.com - Kapolda Sumatera Barat (Sumbar) Irjen Gatot Tri Suryanto memutuskan untuk mengangkat bayi bernama Fathan sebagai anak asuh Polri. Bayi malang itu merupakan salah seorang korban selamat dari banjir bandang atau galado yang menerjang Kabupaten Agam pada akhir November lalu. Dia menjadi satu-satunya korban selamat. Ibu dan bapaknya tewas tersapu galado.
Pasca peristiwa tragis tersebut, Fathan yang masih berusia beberapa bulan tinggal bersama kakek dan neneknya. Untuk membantu bayi asal Kecamatan Palembayan tersebut, Irjen Gatot menjadikan Fathan sebagai anak asuh Polri. Dia memastikan instansinya akan mengurus Fathan hingga menjadi sarjana. Hal itu ditegaskan oleh Gatot saat mendatangi kediaman kakek dan nenek Fathan belum lama ini.
”Di tengah duka bencana Palembayan, Agam, terselip harapan kecil bernama Fathan. Bayi ini selamat, namun harus kehilangan kedua orang tuanya akibat bencana,” tulis Gatot pada akun media sosial resminya pada Kamis(1/1).
Menurut Gatot, keputusan dirinya mejadikan Fathan sebagai anak asuh Polri merupakan bentuk tanggung jawab dan kepedulian negara kepada korban bencana alam di Sumatera. Fathan yang sudah kehilangan keluarganya tidak boleh terlantar. Dia harus mendapatkan pengasuhan dan pendidikan yang pantas. Sehingga bisa meraih masa depannya.
”Sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian negara, Polri secara resmi mengangkat Fatan sebagai anak asuh Polri. Seluruh kebutuhan hidup dan pendidikannya akan kami tanggung hingga kelak meraih gelar sarjana,” lanjut Gatot.
Meski sudah diangkat sebagai anak asuh Polri, Fathan tetap tinggal bersama kakek dan neneknya, Gatot menyampaikan bahwa pihaknya membantu Fathan dalam untuk memenuhi kebutuhan. Meski tidak akan selamanya menjadi kapolda di Sumbar, jenderal bintang dua Polri itu tegas menyatakan bahwa penerus atau penggantinya kelak akan mewarisi tanggung jawab mengurus Fathan.
Hal itu juga berlaku bagi kapolres di Agam dan kapolsek yang membawahi tempat tinggal Fathan dan kakek-neneknya. Karena itu, dia meyakinkan pihak keluarga agar tidak perlu khawatir. Dia menjamin, Fathan tidak sendiri. Demikian pula kakek dan nenek yang kini harus melanjutkan perjuangan ibu dan bapak Fathan, Polri akan terus membantu mereka.
”Saya pastikan pengasuhan kebutuhan Fatan akan terus berjalan, dengan kapolsek dan kapolres setempat hadir sebagai orang terdekat dalam setiap kebutuhannya. Di balik tugas menjaga keamanan, Polri juga hadir untuk merawat harapan dan masa depan anak bangsa,” terang dia.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
