Suasana di SD Negeri 4 Supiturang, yang menjadi tempat pengungsian bencana Erupsi Gunung Semeru warga Pronojiwo. (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Seiring dengan turunnya status Gunung Semeru menjadi Level III (Siaga), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang telah mencabut status masa tanggap darurat bencana Erupsi Gunung Semeru.
Setelah berakhirnya masa tanggap darurat, Bupati Lumajang, Indah Amperawati menetapkan masa transisi darurat pemulihan selama 90 hari, dimulai dari Rabu, 3 Desember 2025 hingga 2 Maret 2026.
"Status memang turun satu level, tetapi Semeru masih berada di Level III atau siaga. Artinya, kondisi belum sepenuhnya aman. Saya minta masyarakat tetap waspada, jangan kerja di zona merah dulu, bahaya," tutur Indah, Kamis (4/12).
Kini, tempat pengungsian sudah dikosongkan, warga yang sebelumnya berteruh di tempat pengungsian kini diminta untuk kembali ke rumah masing-masing. Termasuk bagi yang memiliki huntap di Desa Sumbermujur.
Sementara bagi warga yang rumahnya hancur diterjang erupsi Gunung Semeru dan belum memiliki hunian tetap, Pemkab Lumajang melalui program Dana Tunggu Hunian akan memberikan bantuan finansial.
“Warga yang belum mendapatkan hunian tetap sementara ini tinggal bersama keluarga. Pemerintah memberikan Dana Tunggu Hunian untuk membantu kebutuhan selama masa menunggu,” imbuhnya.
Pemkab Lumajang menegaskan bahwa pendampingan terhadap warga terdampak Semeru tetap menjadi prioritas hingga seluruh proses hunian dan pemulihan sosial dapat tuntas sepenuhnya.
"Kami memahami situasi ini tidak mudah. Saya mohon warga bersabar. Pemerintah Kabupaten Lumajang akan terus mengawal dan mendampingi warga penyintas erupsi Gunung Semeru,” tegas Indah.
Pemkab Lumajang juga memastikan bahwa penyaluran bantuan Dana Tunggu Hunian (DTH) tepat sasaran dan sesuai kondisi di lapangan. Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi pemulihan sosial dan ekonomi pasca erupsi.
“BPBD kita melakukan dengan cermat dan semua sudah terdata sesuai fakta di lapangan. Kami akan memastikan warga terdampak (erupsi Semeru) tidak hanya mendapatkan hunian, tetapi juga dukungan untuk keberlangsungan hidup sehari-hari," pungkasnya.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
