
Rizki Nur Fadilah yang diduga sebagai korban pidana perdagangan orang (TPPO) di Kamboja bertemu dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Instagram: @sekitarbandungcom)
JawaPos.com - Kasus kepergian remaja asal Bandung sekaligus pesepakbola muda, Rizki Nur Fadilah yang diduga sebagai korban pidana perdagangan orang (TPPO) di Kamboja masih ramai diperbincangkan. Terkini, Rizki telah pulang dan diserahkan ke pihak keluarga di Mapolresta Bandung, Soreang, Minggu, (23/11).
Setiba di Indonesia, Rizki bertemu dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Dengan nada bercanda, Dedi menanyakan apa yang dilakukan oleh Rizki di Kamboja.
“Nah, inilah makhluk yang menyusahkan saya. Ayo, siah. Ngapain kamu disana?,” kata Dedi Mulyadi seperti dilihat dari Instagram, @sekitarbandungcom.
“Main pak,” jawab Rizki. “Kamu disana jadi korban apa?,” tanya eks Bupati Purwakarta itu. “Korban penipuan, pak,” ungkap Rizki.
Namun, Dedi Mulyadi mengungkapkan bahwa Rizki bukan lah korban penipuan lantaran belum ditipu. “Bukan korban penipuan. Karena kamunya belum ditipu. Kamu yang nipu,” ungkap Dedi Mulyadi.
Selanjutnya, Dedi menjelaskan bahwa Rizki saat ini telah dibawa ke Indonesia dan dibuatkan paspor kembali. Sebelumnya, Rizki memang dibuatkan paspor oleh orang tak dikenal atau tak diketahui identitasnya. Kemudian, dibawa ke Medan, lalu Malaysia, dan terakhir Kamboja.
“Kemudian kerjaan kamu disana apa?,” tanya Dedi Mulyadi lagi. “Menipu, pak,” jawab Rizki. “Nipu apa?,” tanya Dedi. “Nipu jadi cewek, pak,” jawab Rizki lagi.
Dedi pun menjelaskan bahwa modus yang dilakukan Rizki dalam menjebak korban yakni dengan merayu laki-laki Indonesia, diajak berkencan, kemudian dikirim video dewasa hingga korban tergoda untuk memberikan video serupa.
“Kemudian setelah itu diancam. Akhirnya korban laki-lakinya diancam. Kalau tidak ngasih duit..,” jelas Dedi. “Maka videonya dikasihin ke istrinya,” lanjut Rizki. “Akhirnya banyak korban. Orang Indonesia,” ungkap Dedi.
Sebelumnya diberitakan, Rizki Nur Fadhilah, pesepak bola muda asal Bandung yang sempat viral diduga menjadi korban TPPO di Kamboja, akhirnya tiba kembali di Indonesia. Ia kini berada di Mapolresta Bandung untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.
Remaja 18 tahun itu dipulangkan setelah kepolisian dan pemerintah memastikan status serta kronologi keberangkatannya ke luar negeri.
“Jam 21.00 WIB kemarin sudah dijemput oleh Disnaker, sesuai dengan apa yang saya sampaikan. Rizki kini berada di Mapolresta Bandung untuk menjalani pemeriksaan,” ujar Bupati Bandung Dadang Supriatna, dikutip dari Radar Surabaya (Jawa Pos Grup), Minggu (23/11).
Pemeriksaan di kantor polisi bertujuan mengungkap kebenaran perjalanan Rizki ke Kamboja dan peran dirinya dalam kasus tersebut.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
