
Kemacetan Parung Panjang yang di sebabkan truk tambang di kawasan Jalan Moh Toha, Bogor, Jawa Barat, Jumat (19/8/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com-- Ahmad Gozali selaku Sekretaris Jenderal (Sekjen) Asosiasi Transporter Tangerang-Bogor (ATTB) mengungkapkan bahwa para pengusaha transportasi tambang sejatinya sangat mengharapkan adanya tol khusus tambang sebagai solusi.
Sempat beredar kabar bahwa para pengusaha malas dengan truk tambang dan lebih ingin memanfaatkan jalan utama di Parung Panjang supaya tidak perlu berbayar alias memanfaatkan jalan non berbayar.
Ahmad Gozali secara tegas membantah kabar tersebut. Menurut dia, para pengusaha dan sopir truk tambang justru ingin ada jalan tol khusus tambang karena akan dapat membuat mereka fokus dalam menjalankan aktivitas bisnis. Dengan adanya jalan tol tambang, mereka dapat fokus karena tidak perlu bersinggungan lagi dengan masyarakat umum pengguna jalan.
"Pengusaha atau truk tambang siap membayar Rp 100 ribu (setiap kali melintas)," kata Ahmad Gozali dalam kunjungannya ke kantor JawaPos.com, Senin (6/10).
Dia juga mengatakan, pemerintah Kabupaten Bogor atau Provinsi Jawa Barat tidak perlu pusing dengan anggaran biaya pembangunan proyek jalan tol tambang.
Gozali mengatakan, pemerintah hanya perlu memberikan dukungan perizinan atau hal-hal yang sifatnya administratif karena sudah ada calon investor yang siap membangun jalan khusus tambang untuk wilayah Cigudeg, Rumpin dan Parung Panjang.
"Kalau pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak sanggup membiayai jalan khusus tambang, sudah ada investor yang siap bangun," kata Ahmad Gozali.
Menurut pengakuan Gozali, investor sebenarnya sudah tertarik untuk membangun tol tambang sejak beberapa tahun silam. Hanya saja, tidak didukung oleh regulasi yang kuat dan sempat terjadi tarik menarik kepentingan yang mengakibatkan tol khusus tambang belum juga dapat dibangun sampai sekarang.
Gozali menegaskan bahwa calon investor untuk jalan tol tambang di wilayah Cigudeg, Rumpin dan Parung Panjang dapat dia pertanggung jawabkan kebenarannya. Bahkan, estimasi biaya yang diperlukan untuk pembayaran tol tambang sudah sempat dikalkulasi biaya dan unsur bisnisnya oleh calon investor.
"Salah satu usulannya pada saat itu adalah membangun tol tambang di atas jika sulit untuk pembebasan lahan," ungkap Gozali.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
