Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 24 September 2025 | 05.49 WIB

Satgas Pamtas Indonesia-Papua Nugini Temukan Ladang Ganja di Distrik Oksibil Pegunungan Bintang Papua

Para prajurit TNI menemukan 4 ladang ganja di wilayah Oksibil, Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan. Seluruh ladang ganja itu langsung dimusnahkan. (Istimewa) - Image

Para prajurit TNI menemukan 4 ladang ganja di wilayah Oksibil, Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan. Seluruh ladang ganja itu langsung dimusnahkan. (Istimewa)

JawaPos.com - Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Batalyon Infanteri (Yonif) 751/Vira Jaya Sakti menemukan ladang ganja saat bertugas di wilayah perbatasan Indonesia-Papua Nugini. Persisnya di Kampung Aldom, Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang Papua Pegunungan. 

Tidak sendirian, Satgas Pamtas Yonif 751/Vira Jaya Sakti mendapati ladang ganja tersebut bersama Satgas Prayudha dan Satgas Ketapang. Total ada 4 kebun ganja yang berhasil mereka temukan. Seluruhnya tersembunyi di Kampung Aldom. Sampat informasi tersebut diterima awak media pada Selasa (23/9) belum diketahui pasti pemilik ladang ganja tersebut. 

Komandan Satgas Yonif 751/Vira Jaya Sakti Letkol Infanteri Erwan Harliantoro menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI dalam menjaga wilayah Indonesia dari segala bentuk ancaman, termasuk narkotika yang mengancam generasi muda.

”Kami tidak hanya menjaga batas negara, tapi juga melindungi masyarakat dari kerusakan moral dan sosial akibat narkoba. Ini adalah bentuk pengabdian kami untuk Indonesia, khususnya tanah Papua,” kata dia dalam keterangan resmi.

Menurut Letkol Erwan, barang bukti yang sudah diamankan saat ini telah diserahkan kepada pihak berwenang. Sementara itu, lokasi ladang ganja langsung dimusnahkan untuk mencegah penyalahgunaan terulang kembali. Penemuan 4 ladang ganja itu berawal survei drone yang dilaksanakan oleh Satgas Ketapang.

Survei tersebut dilanjutkan dengan penyergapan gabungan. Para prajurit melakukan penyergapan karena mencurigai aktivitas terlarang di area perkebunan. Setelah disisir lebih jauh, para prajurit tersebut berhasil menemukan kebun ganja yang dikamuflase menggunakan tanaman pangan seperti ubi, sawi, dan jagung.

Kamuflase tersebut dilakukan agar keberadaan ladang ganja tidak terdeteksi oleh aparat atau masyarakat sekitar. Secara total ada 297 batang pohon ganja dengan tinggi rata rata 1,5 meter yang berhasil diamankan. rata-rata ketinggian tanaman ganja tersebut mencapai 1,5 meter, menunjukkan bahwa kebun itu sudah dikelola dalam waktu yang cukup lama dan berpotensi jadi penyuplai ganja yang diedarkan secara luas.  

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore