
Black Box Helikopter PK-RGH BK117-D3 milik Eastindo Air diserahkan oleh Tim SAR Gabungan kepada KNKT. (TNI AU)
JawaPos.com - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) langsung menginvestigasi isi black box Helikopter PK-RGH BK117-D3 milik Eastindo Air yang jatuh di kawasan hutan lindung Desa Emil Baru, Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan (Kalsel).
Investigator Keselamatan Udara KNKT Ony Soerjo Wibowo menyampaikan hal itu di Pangkalan Udara (Lanud) TNI AU Sjamsudin Noor. Dikutip dari pemberitaan Radar Banjarmasin pada Sabtu (6/9), black box helikopter itu ditemukan dalam keadaan terbakar dan sebagian komponennya sudah terpisah.
Meski begitu, Ony menyatakan bahwa KNKT akan tetap berusaha mengekstrak data dari memori yang disebut Crash Survivable Memory Unit (CSMU) pada black box tersebut. Menurut dia, data itu harusnya terlindungi karena black box dirancang tahan api.
”Itu semacam flash disk yang dilindungi baja dan tahan api. Harapannya saat dibuka isinya masih utuh. Nanti akan ditempatkan pada Golden Chassis agar data bisa diunduh,” terang dia.
Ony menyampaikan bahwa kotak hitam tersebut berisi Cockpit Voice Recorder (CVR) dan Flight Data Recorder (FDR). Keduanya terintegrasi dalam satu perangkat yang dikenal dengan sebutan CVDR. Data dari helikopter yang terekam bisa dipastikan setelah melalui proses analisis.
Sesuai dengan aturan yang berlaku, KNKT wajib menerbitkan Preliminary Report dalam waktu 30 hari sejak kecelakaan terjadi. Laporan awal tersebut berisi fakta yang dihimpun dari lokasi kejadian, Basarnas, serta unsur SAR gabungan yang terlibat dalam operasi SAR.
”Dalam waktu 12 bulan kami juga harus menerbitkan laporan akhir. Namun kadang proses pengujian memerlukan waktu lebih dari setahun,” terang dia.
Lebih lanjut, KNKT berharap seluruh tahapan berjalan lancar sehingga data penerbangan bisa segera diperoleh. Mereka memohon waktu untuk memproses seluruh temuan, baik temuan dari TKP maupun temuan lainnya yang berasal dari kotak hitam itu.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
