
Pelepasan Tim Ekspedisi 80 Arjuno oleh Gubernur Jatim Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Jumat (15/8). (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan kado spesial untuk HUT ke-80 Kemerdekaan RI, yakni bendera Merah Putih sepanjang 80 meter yang akan dikibarkan di Puncak Gunung Arjuno pada Minggu (17/8).
Sebanyak 361 orang yang tergabung dalam Tim Ekspedisi 80 Arjuno, resmi diberangkatkan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dari halaman Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (15/8).
Tim Ekspedisi 80 Arjuno akan mendaki Gunung Arjuno via Sumber Brantas pada Sabtu (16/8). Sebelum membentangkan bendera Merah Putih 80 meter di puncak, mereka menggelar upacara detik-detik proklamasi di Pasar Dieng.
"Ini cara kita mencintai negara, merah putih dan cara kita menjadi bagian untuk memberikan penguatan HUT kemerdekaan RI ke-80. Salam merah putih," ujar Gubernur Khofifah dalam sambutannya, disambut riuh tepuk tangan.
Selain mengibarkan Bendera Merah Putih sepanjang 80 meter, Tim Ekspedisi juga akan menanam 2 ribu bibit cemara gunung dan eucalyptus di sekitar sekitar Pos 1 jalur pendakian Gunung Arjuno via Sumber Brantas.
"Cintai merah putih dengan menjaga alam, daya dukung lingkungan. Betapa makna sumber air begitu berharga bagi masyarakat, utamanya di 5 dusun wilayah Singosari (kaki Gunung Arjuno)," imbuhnya.
Dalam seremonial pemberantasan Tim Ekspedisi 80 Arjuno, Gubernur Khofifah secara simbolis menyerahkan 200 bibit cemara gunung dan 50 bibit eucalyptus kepada dua orang perwakilan pendaki.
Bagi Khofifah, menanam tumbuhan adalah wujud nyata perjuangan masa kini. Upaya ini dilakukan untuk menjaga ekosistem dan memastikan kualitas oksigen tetap baik demi keberlangsungan hidup masyarakat.
Ia menilai konsep perjuangan dulu dan sekarang berbeda. Kini perjuangan ditunjukkan melalui aksi konservasi alam, salah satunya dengan menanam cemara gunung dan eucalyptus demi menjaga kelestarian lingkungan dan sumber air.
"Mencari benih tidak mudah dan mengumpulkan kurang lebih 1 tahun. Maka dengan menanam, panjenengan telah melakukan bentuk apa yang disebut mencintai Indonesia dan mencintai alam," serunya.
Khofifah menyampaikan bahwa Pemprov Jatim telah beberapa kali melakukan aeroseeding, yakni menebar benih menggunakan pesawat TNI AU. Proses ini tidak mudah karena memerlukan izin KSAU dan peta Perhutani sesuai karakter setiap area berbeda.
"Bakti kita untuk bangsa dan negara dengan menanam. Semoga yang ditanam, tumbuh dengan baik, sehingga menjadi sumber air baru dan memberikan kehidupan bagi masyarakat sekitarnya," tukas Khofifah.

Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Iran Ubah Strategi Perang, Teheran Kini Sengaja Paksa AS Masuk ke Konflik Lebih Besar
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Staf KPK dari Kepolisian Jadi tersangka Kasus Pemalang, Diduga Peras Bupati Anom
10 Ribu Massa PSHT Gelar Aksi di Surabaya Imbas Konflik DC dan Petugas Valet
