
Ervan Siging (27), tersangka pembunuh Joel Tanos yang diketahui merupakan residivis kasus pembunuhan. (Platform X)
JawaPos.com - Polisi akhirnya menangkap Ervan Siging (27), tersangka utama pembunuhan brutal Joel Alberto Tanos, cucu pengusaha ternama yang dikenal sebagai bagian dari kelompok elit bisnis '9 Naga Sulut'. Rupanya, Ervan sudah 'berpengalaman' membunuh orang.
Kasus ini menggemparkan publik bukan hanya karena status korban, tetapi juga karena rekam jejak kriminal tersangka yang sangat mencengangkan. Diketahui, Joel adalah korban pembunuhan ketiga yang dilakukan Ervan.
Peristiwa nahas itu terjadi pada Senin pagi (4/8) sekitar pukul 07.00 WITA, di sebuah rumah di kawasan Sion, Kecamatan Sario, Kota Manado. Joel yang baru berusia 18 tahun mendatangi lokasi tersebut untuk mencari kekasihnya.
Namun, ia mendapati sang pacar sedang berpesta minuman keras bersama beberapa pria dewasa. Emosi memuncak, Joel terlibat adu mulut dengan dua pria yang berada di lokasi—Ervan Siging dan Abdul Muchlis Rawasi (29).
Cekcok pun berujung perkelahian. Di tengah kekacauan, Ervan mencabut senjata tajam lalu secara brutal menikam Joel di bagian dada, pinggul, dan leher. Joel tewas seketika di tempat kejadian.
Polisi menetapkan Ervan sebagai tersangka utama, sementara Abdul hanya terlibat dalam perkelahian tanpa melakukan penusukan. Namun, fakta yang paling mengejutkan muncul dari penyelidikan lebih lanjut.
Berdasarkan informasi dari akun media sosial milik Vanly Solang yang turut diperkuat oleh sumber-sumber kepolisian, pembunuhan terhadap Joel bukanlah yang pertama dilakukan oleh Ervan. Ia diketahui sudah dua kali melakukan aksi serupa dan menghabisi nyawa orang lain.
Pembunuhan pertama terjadi pada tahun 2015. Saat itu, Ervan menikam seorang karyawan bank bernama Bryan Rondonuwu hingga tewas. Ia sempat dijatuhi hukuman dan menjalani masa tahanan.
Namun, alih-alih jera, setelah bebas, Ervan kembali berulah pada 2019. Kali ini, korbannya adalah Adriano Manorek, seorang pengemudi taksi online yang juga tewas akibat penusukan.
“Empat tahun berselang, 2019, darah kedua tertumpah. Kali ini, Adriano Manorek, seorang driver online, menjadi korban kebrutalan tanpa nurani,” tulis akun Facebook Vanly Solang dalam unggahan yang kini viral.
Kini, dengan tewasnya Joel Alberto Tanos, catatan kelam Ervan bertambah menjadi tiga kasus pembunuhan yang diyakini dilakukannya.
Riwayat kejahatan berulang yang dilakukan Ervan Siging telah memicu kemarahan publik. Banyak pihak mendesak agar aparat penegak hukum bertindak tegas dan memberikan hukuman seberat-beratnya.
“Kok bisa orang seperti ini masih berkeliaran? Sudah dua kali membunuh, dan tetap bisa bebas,” tulis salah satu warganet dalam komentar unggahan berita di media sosial.
Kini, proses hukum tengah berjalan dan masyarakat menantikan keadilan ditegakkan. Kasus ini tidak hanya menyoroti kebrutalan individu, tetapi juga mempertanyakan efektivitas sistem peradilan dalam menangani residivis kejahatan berat.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
