
Gubernur Jabar dedi Mulyadi. (Instagram @dedimulyadi71)
JawaPos.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengkritisi kondisi yang ada pada Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi.
Menurut dia, kondisi lokasi tersebut sangat memprihatinkan lantaran garis pantai tertutup sejumlah bangunan, dan sampah-sampah berserakan lantaran tak terkelola dengan baik.
Bahkan, di area tersebut muncul bau anyir yang dimungkinkan berasal dari tempat pelelangan ikan.
Bahkan, jika wisatawan ingin menuju area wisata, harus berhadapan dengan truk-truk pengangkut bahan material yang ditakutkan tak kuat menanjak dan mundur lagi.
“Inilah problem-problem yang dihadapi oleh kita. Termasuk juga di area Cibadak, macetnya luar biasa dan kemudian angkot parkir sembarangan. Lewat juga mobil-mobil besar, bertarung bahkan berhenti di tengah jembatan menimbulkan kecemasan,” kata Dedi seperti diunggah pada akun Instagram pribadinya, @dedimulyadi71, Senin (4/8).
Menurut dia, hal ini tidak bisa dibiarkan. Dedi telah meminta Bupati Sukabumi untuk membenahi tata ruang dan melakukan langkah-langkah penanganan terhadap berbagai problematika yang terjadi.
Khusus untuk penanganan sampah, pihaknya telah meminta Dinas Kelautan Provinsi Jawa Barat untuk menyiapkan tenaga pengangkut sampah.
Selain itu, Pemprov Jawa Barat sudah melakukan survei dan penataan, lalu segera membuat DED untuk pengembangan kawasan Pelabuhan Ratu pada masa depan.
“Banyak spot-spot strategis yang itu bisa dikembangkan demi kepentingan dunia pariwisata dengan mengakselerasikan antara pembangunan kepariwisataan dengan menjaga ekosistem alam dan lingkungan. Dengan cara itu sebenarnya kita bisa mengalami kemajuan,” jelas Dedi.
Dia menekankan bahwa gunung-gunung di Sukabumi tidak boleh gundul, pantai-pantainya harus terlihat hamparannya dengan indah, daerah aliran sungainya harus bersih, serta bangunan-bangunannya harus estetik.
“Itu harus dikerjasamakan antara pemerintah provinsi dan kabupaten. Mohon doanya, kami akan terus melakukan kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten kota di Jawa Barat untuk bersama-sama menangani, menata, dan menjaga seluruh alam ekosistem pariwisata di Jawa Barat,” imbuhnya.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
