
Badan Kesbangpol Tapin dan unsur gabungan cabut paksa plang organisasi terlarang Khalifatul Muslimin (KM), di Rantau, Kabupaten Tapin, Selasa (29/7). (M Rastaferian/Antara)
JawaPos.com–Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, mencopot paksa atribut plang organisasi terlarang Khilafatul Muslimin (KM) di Desa Kelumpang, Kecamatan Bungur, usai pengurus perkumpulan tersebut mengabaikan peringatan.
Kepala Badan Kesbangpol Tapin Aulia Ulfah mengatakan, tindakan ini merupakan langkah tegas setelah peringatan tertulis dan batas waktu 1x24 jam tidak dipatuhi pengurus organisasi tersebut.
”Kami sudah beri kesempatan untuk diturunkan secara sukarela, namun tidak diindahkan. Maka kami ambil tindakan tegas dengan menurunkan paksa,” ujar Aulia Ulfah seperti dilansir dari Antara.
Dia menegaskan langkah pencabutan paksa plang KM telah sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Organisasi tersebut telah dilarang secara nasional karena bertentangan dengan ideologi Pancasila dan prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
”Mereka memiliki misi membentuk negara sendiri. Ini tidak bisa ditoleransi,” ucap Aulia Ulfah.
Aulia mengungkapkan, plang serupa pernah dipasang di Desa Rumintin, Kecamatan Tapin Selatan, pada 2021 hingga 2023 dan terdata 14 anggota yang berasal dari satu keluarga. Meskipun sudah ditindak, oknum tersebut terus mencoba memasang kembali karena pendekatan persuasif tidak digubris, pihaknya melakukan tindakan sesuai aturan.
Meskipun di lokasi terbaru itu belum ditemukan aktivitas anggota, menurut dia, keberadaan atribut organisasi terlarang itu tetap dianggap berbahaya. ”Pemasangan plang itu menandakan niat membangun basis, kami tak ingin kecolongan,” tutur Aulia.
Dia menyebutkan bahwa sebagian besar aktivitas kelompok itu kini terdeteksi di luar wilayah Tapin, seperti Kabupaten Paser (Kalimantan Timur) dan Sebuku (Kabupaten Kotabaru).
”Kita tetap awasi agar paham mereka tidak berkembang di Kabupaten Tapin,” ujar Aulia.
Penertiban plang Khalifatul Muslimin itu dilakukan bersama unsur gabungan dari BIN, TNI-Polri, Satpol PP, dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Tapin.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
