
Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Yusharto Huntoyungo. (Istimewa)
JawaPos.com - Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Yusharto Huntoyungo memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang yang berhasil meraih skor tertinggi dalam Indeks Inovasi Daerah (IID) di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Hal itu disampaikannya pada kegiatan Strategi Penguatan Kebijakan dan Sinergi Inovasi Daerah Kota Bontang secara virtual dari Ruang Video Conference BSKDN pada Selasa (29/7).
''Inovasi dapat dimaknai sebagai pembaruan dalam penyelenggaraan pemerintahan yang bertujuan meningkatkan kinerja daerah. Kota Bontang membuktikannya dengan cukup jelas di mana inisiator inovasi itu bisa dari kepala daerah, anggota DPRD, perangkat daerah, Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga masyarakat," ungkap Yusharto lewat keterangannya.
Dia menjelaskan, inovasi tidak harus berdiri sebagai kegiatan tersendiri, tetapi dapat melekat pada setiap aktivitas pemerintahan yang dijalankan secara kreatif dan solutif. Untuk itu, Yusharto menekankan setiap inovasi harus mengandung unsur pembaruan, memberi manfaat nyata, tidak melanggar kewenangan, dan dapat direplikasi. Prinsip inovasi pun harus menjunjung efisiensi, efektivitas, perbaikan layanan, transparansi, hingga kepentingan umum.
Sejalan dengan itu, Yusharto juga mengapresiasi inisiatif Pemerintah Kota Bontang melalui penyelenggaraan Bontang Innovation Award yang membuka ruang bagi inovator dari berbagai kalangan. Hal ini menunjukkan bahwa gerakan inovasi tidak eksklusif, melainkan kolaboratif dan terbuka.
“Inovasi yang dilakukan bukan hanya meningkatkan kualitas pelayanan, tetapi juga memberikan dampak nyata yang dirasakan oleh internal pegawai di Kota Bontang maupun secara eksternal oleh masyarakat luas," tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut dia juga menyoroti pentingnya penggunaan platform digital dalam tata kelola pemerintahan sebagai bagian dari upaya percepatan transformasi pelayanan publik. Kolaborasi Kota Bontang dengan perguruan tinggi dinilai menjadi katalis penting dalam mendorong tumbuhnya ekosistem inovasi yang berkelanjutan.
Sementara itu, berdasarkan laporan BSKDN tahun 2024, peningkatan signifikan skor IID Kota Bontang tidak lepas dari membaiknya kualitas pelaporan dan pemerataan data inovasi yang dikirimkan ke Kemendagri. Capaian ini menjadikan Kota Bontang sebagai kota dengan skor tertinggi se-Kaltim.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
