Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 23 Juli 2025 | 04.39 WIB

Usai 3 Warga Meninggal Dunia dalam Pesta Rakyat di Garut, Polda Jabar Bakal Klarifikasi Keluarga Korban, Pemkab, WO, Sampai Vendor

Kabidhumas Polda Jabar Kombes Polisi Hendra Rochmawan. (Rubby Jovan/Antara) - Image

Kabidhumas Polda Jabar Kombes Polisi Hendra Rochmawan. (Rubby Jovan/Antara)

JawaPos.com - Polisi masih terus mendalami Insiden yang terjadi dalam Pesta Rakyat di Garut. Polda Jawa Barat (Jabar) berniat melakukan klarifikasi kepada sejumlah pihak terkait. Mulai keluarga 3 korban meninggal dunia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, wedding organizer (WO), sampai vendor. 

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Hendra Rochmawan menyampaikan hal itu saat dikonfirmasi pada Selasa (22/7). Dia membeber beberapa pihak yang akan diundang untuk menyampaikan klarifikasi secara langsung di Polda Jabar. Mengingat penanganan kasus tersebut kini sudah diambil alih dari Polres Garut. 

”Adapun rencana tindak lanjut dari pemeriksaan tersebut adalah membuat surat undangan klarifikasi kepada asisten administrasi umum Pemkab Garut, 5 anggota polisi, kepala Satpol PP, WO, Vendor Megunesia, orang tua korban dan warga sekitar acara,” ungkap Hendra. 

Undangan klarifikasi tersebut disampaikan setelah Polres Garut memeriksa 11 saksi dalam insiden yang terjadi saat syukuran acara pernikahan putra Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, Maula Akbar Mulyadi Putra, dengan Wakil Bupati (Wabup) Garut Puttri Karlina. Hendra menyebut, pemeriksaan 11 saksi oleh Polres Garut sudah dilakukan pada Senin (21/7).

”Polres Garut telah memeriksa 11 saksi untuk dimintai keterangannya saat terjadi aksi dorong dan terinjak-injaknya masa yang mau masuk ke Pendopo Kabupaten Garut,” kata dia. 

Insiden yang terjadi pada Jumat (18/7) itu langsung menyita perhatian publik. Di antara 3 korban meninggal dunia, 1 korban adalah seorang polisi yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas. Dia meninggal dunia setelah berusaha membantu warga yang berdesakan hingga pingsan. 

Polda Jabar membenarkan informasi adanya 3 orang yang meninggal dalam kegiatan resepsi yang ada di Garut. Jadi, anggota kami itu telah gugur atas nama Cecep, anggota bhabinkamtibmas polsek di Polres Garut,” ucap Hendra. 

Perwira menengah Polri dengan tiga kembang di pundak itu menyatakan bahwa Cecep sempat membantu mengatur warga yang berdesakan masuk ke tempat acara di Pendopo Garut. Bahkan, sempat mengangkat warga yang pingsan karena tidak kuat berdesakan dalam acara tersebut. Dia kemudian beristirahat sejenak setelah kerumunan tidak tampak. 

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore