
Gubernur Dedi Mulyadi menghadiri upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Provinsi Jawa Barat Tahun 2025. (YouTube Humas Jabar)
JawaPos.com - Siswa-siswi nakal di Jawa Barat (Jabar) yang berjumlah ratusan, telah selesai menjalani program pembinaan di barak militer.
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi memastikan kalau ribuan siswa nakal lainnya akan menyusul untuk menjalani program yang sama.
Pada upacara peringatan hari Kebangkitan Nasional tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2025, Dedi menegaskan bahwa 273 siswa tersebut kini mengalami perubahan setelah menjalani pendidikan di Dodik Bela Negara Rindam III Siliwangi.
“Bahkan menurut saya jauh lebih baik dibanding yang tidak mengikuti pendidikan di Dodik Lembang, Rindam III Siliwangi,” tegas Dedi Mulyadi, Selasa (20/5).
Sebelumnya, mengutip Radar Bogor (Grup Jawa Pos), sudah ada 39 siswa SMP yang telah menyelesaikan program di barak militer di Purwakarta. Mereka juga menunjukkan perubahan yang signifikan.
“Bisa dilihat keadaan anak itu, disiplinnya, rasa empatinya, bahkan dia menangis di depan ibunya mencium kakinya. Kan belum tentu itu didapatkan di pendidikan sekolah,” ujar Dedi.
Seperti diketahui, program pendidikan di barak militer menjadi salah satu cara yang digagas Dedi Mulyadi untuk mengatasi siswa yang bermasalah. Namun, kebijakan ini mendapatkan kritik dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).
KPAI menyebut pendidikan ala militer untuk siswa yang bermasalah ini berpotensi melanggar hak anak. Menanggapi kritik tersebut, Dedi Mulyadi memberikan pernyataan melalui video yang diunggah di akun Instagramnya, Senin (19/5).
“Sudah saya sampaikan, KPAI harusnya hari ini arahnya bukan mengoreksi kekurangan dari sebuah kegiatan yang dilakukan sebagai penanganan darurat dari sebuah problem,” ujarnya.
Menurut Dedi, yang seharusnya dilakukan KPAI adalah mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan berbagai persoalan remaja yang berujung tindakan kriminal.
Kepala daerah kelahiran 1971 tersebut juga menambahkan, bahwa setelah 273 siswa lulus hari ini akan ada angkatan baru lagi yang menyusul. Jumlah peserta ke depannya diperkirakan bisa mencapai belasan ribu.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
