Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 30 April 2025 | 01.35 WIB

Jadi Ketua PEPADI Kabupaten Bandung, Ahmad Najib Siap Lakukan Inovasi Seni Pedalangan

Ahmad Najib terpilih jadi Ketua PEPADI Bandung 2025, siap kuatkan organisasi, digitalisasi seni wayang, dan masuk ke dunia pendidikan. (Istimewa) - Image

Ahmad Najib terpilih jadi Ketua PEPADI Bandung 2025, siap kuatkan organisasi, digitalisasi seni wayang, dan masuk ke dunia pendidikan. (Istimewa)

JawaPos.com – Musyawarah Daerah (Musda) ke-V Persatuan Pedalangan Indonesia (PEPADI) Kabupaten Bandung, Jawa Barat, resmi menetapkan Ahmad Najib Qodratullah sebagai ketua terpilih. Musda digelar pada Selasa (29/4/2025) di Hotel Sultan Raja, Soreang, dari pukul 10.00 hingga 16.00 WIB. Dalam sidang tersebut, Najib, sapaan akrabnya, terpilih secara aklamasi oleh para peserta Musda.

Mengusung tema “Sagolek Pangkek Sacangreud Pageuh Ngarawat Ngarumat Ngaruwat Budaya Seni Padalangan,” Musda ini dihadiri tokoh penting dari Pemerintah Kabupaten Bandung, termasuk Wakil Bupati Ali Syakieb dan jajaran kepala dinas terkait.

Tak hanya dari kalangan pemerintah, sejumlah dalang terkenal pun turut hadir, seperti Dadan Sunandar, Deden Kosasih, dan Yogaswara Sunandar dari trah Giri Harja. Perwakilan PEPADI Jawa Barat, para pengurus sanggar dan padepokan seni pedalangan turut menyemarakkan agenda ini.

Dalam pernyataannya usai pemilihan, Najib menegaskan komitmennya untuk memperkuat internal organisasi. Ia menyatakan akan memulai konsolidasi menyeluruh hingga ke tingkat kecamatan guna memperkuat basis pengkaderan dalang muda.

“Kami akan melakukan konsolidasi dan penguatan organisasi. Kami akan memperkuat struktur organisasi PEPADI dari tingkat kabupaten hingga ke kecamatan. Kita akan membangun basis kaderisasi dalang muda melalui program pembinaan rutin, pelatihan intensif, serta revitalisasi sanggar-sanggar seni pedalangan," kata Najib.

Sebagai anggota DPR dari daerah pemilihan Jawa Barat II, Najib juga memiliki perhatian besar pada pelestarian dan inovasi dalam seni pedalangan. Menurutnya, pelestarian budaya tak bisa lepas dari adaptasi terhadap perkembangan zaman, termasuk penggunaan teknologi.

"Kita akan melakukan pelestarian dan inovasi seni Padalangan. Selain melestarikan pakem wayang tradisional, kita juga akan mendorong inovasi kreatif agar seni pedalangan tetap relevan dengan perkembangan zaman, termasuk melalui pertunjukan digital, media sosial, dan kolaborasi dengan komunitas budaya lainnya," imbuh Najib.

Najib juga menggarisbawahi pentingnya dukungan dari sektor pendidikan dan pemerintah. Ia menyatakan akan memperjuangkan agar seni pedalangan masuk dalam kurikulum lokal sekolah, sekaligus membuka ruang untuk kolaborasi dengan sektor swasta melalui sponsorship.

“Selain itu kita juga akan sinergi dengan pemerintah dan dunia pendidikan. Kami akan memperjuangkan agar seni pedalangan lebih banyak hadir di sekolah-sekolah, masuk dalam kurikulum muatan lokal, dan mendapatkan dukungan kebijakan dari pemerintah daerah, sekaligus membuka peluang sponsorship," pungkasnya.

Terpilihnya Najib sebagai Ketua PEPADI Kabupaten Bandung diharapkan menjadi angin segar bagi pelestarian dan pengembangan seni wayang di era modern. Dengan kombinasi pengalaman politik dan kecintaan pada budaya lokal, Najib membawa harapan baru bagi masa depan pedalangan di Tatar Sunda.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore