Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 27 September 2024 | 16.23 WIB

Universitas Mulawarman Kolaborasi Sejumlah Mitra Jawab Tantangan Era Digitalisasi dan Medsos

Nota Kesepahaman mencakup Tri Dharma Perguruan Tinggi antara Universitas Mulawarman dengan sejumlah mitra terkait  tantangan era Digitalisasi dan Medsos. (Istimewa) - Image

Nota Kesepahaman mencakup Tri Dharma Perguruan Tinggi antara Universitas Mulawarman dengan sejumlah mitra terkait tantangan era Digitalisasi dan Medsos. (Istimewa)

JawaPos.com - Era digitalisasi dan media sosial serta kecanggihan teknologi menuntut sektor korporasi dan perguruan tinggi untuk dapat berkolaborasi menjawab berbagai tantangan di masyarakat. Paran komunikasi menjadi sangat penting dalam meningkatkan reputasi, kredibilitas, dan kepercayaan pemangku kepentingan.

Hal ini mendasari penandatangan Nota Kesepahaman Universitas Mulawarman bersama International Association of Business Communicators (IABC Indonesia)/Perkumpulan Komunikasi Internasional Indonesia (PERKOMII), VMCS Advisory, dan NoLimit Indonesia yang diadakan di Teater Universitas Mulawarman.

Nota Kesepahaman mencakup Tri Dharma Perguruan Tinggi ditandatangani oleh Prof. Dr. Ir. H. Abdunnur, M.Si., IPU., ASEAN Eng., Rektor Universitas Mulawarman, yang diwakili Dr. Ir. Nataniel Dengen, S.Si., M.Si., Wakil Rektor 4 Universitas Mulawarman; Elvera N. Makki, S.IP., MBA., ABC, SCMP, Presiden IABC Indonesia dan CEO VMCS Advisory, serta Dr. Aqsath R. Naradhipa, CEO NoLimit Indonesia.

Sesi dilanjutkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan Implementation Agreement (IA) dengan para dekan dan ketua program studi lima fakultas, yaitu Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Hukum, Fakultas Ilmu Budaya, dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Mulawarman, Prof. Dr. Ir. H. Abdunnur, M.Si., IPU., ASEAN Eng., yang diwakili Dr. Ir. Nataniel Dengen, S.Si., M.Si., Wakil Rektor 4 menyatakan, “Kerjasama ini sangat penting sebagai langkah awal untuk mulai membangun komunikasi antar lembaga, perguruan tinggi, dan praktisi lintas industri, khususnya dalam mencapai Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045 menuju pencapaian visi Indonesia Emas 2024 dalam pilar sumber daya manusia yang unggul.”

Selanjutnya, sebagai Keynote Speaker, Prof. Mohammed Ali Berawi, M.Eng.Sc., Ph.D , Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital Ototita Ibu Kota Nusantara memaparkan perkembangan terkini pembangunan Nusantara.

Elvera N. Makki melanjutkan dengan pembahasan mengenai pentingnya penguatan reputasi kampus di era digital dan media sosial.

“Reputasi sangat penting dikelola oleh perguruan tinggi di era digital dan media sosial. Reputasi tidak hanya diusahakan oleh kampus, namun juga mahasiswa dan mahasiswinya, antara lain melalui keunggulan akademis, penulisan jurnal tersitasi, aktif mengikuti kegiatan sosial, kompetisi olahraga, seni, dan budaya, serta mulai mengikuti konferensi bertaraf internasional,” katanya.

Aqsath R. Naradhipa juga memberikan pemaparan dengan pembahasan yang berfokus pada bagaimana algoritma, machine learning dan Artificial Intelligence (AI) dalam menganalisis data akademik dapat meningkatkan akurasi hasil penelitian.

"Pemanfaatan big data saat ini sudah lebih merata, tidak hanya di industri bisnis dan pemerintahan, tetapi juga di perguruan tinggi. Pemanfaatan teknologi ini bisa membantu para akademisi untuk mendapatkan data pelengkap yang lebih realtime dengan jumlah yang besar, hingga memetakan dan memprediksi apa yang akan terjadi di beberapa waktu ke depan," katanya.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore