Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 16 Agustus 2024 | 01.42 WIB

Ratusan Korban Gempa Sukabumi 2019 Mulai Tempati Hunian Tetap dari BPKH, Namanya Kampung Haji  

Hunian tetap bagi korban gempa Sukabumi, Jawa Barat yang dinamai Kampung Haji. (dok. BPKH) - Image

Hunian tetap bagi korban gempa Sukabumi, Jawa Barat yang dinamai Kampung Haji. (dok. BPKH)

JAKARTA – Setelah lima tahun, ratusan korban selamat atau penyintas bencana gempa  Sukabumi 2019 kini bisa menempati hunian tetap (huntap). Pembangunan hunian itu dikerjakan oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

Unit rumah atau huntap itu dibangun di lahan seluas 5 hektare di Kampung Gunungbatu, Desa Kertaangsana, Kecamatan Nyalindung, Sukabumi, Jawa Barat dan dikerjakan sejak 2023 lalu. Total ada 129 unit rumah yang dibangun untuk 180 kepala keluarga (KK).

Anggaran yang digunakan untuk membangun huntap korban gempa Sukabumi itu mencapai Rp 8 miliar.

Kepala BPKH Fadlul Imansyah memastikan anggaran yang dipakai untuk membangun rumah tersebut bukan dari dana haji maupun hasil pengelolaan dana haji. Dananya diambilkan dari program Kemaslahatan BPKH yang bersumber dari hasil pengelolaan Dana Abadi Umat (DAU).

’’Kami pastikan hingga saat ini setiap distribusi kemaslahatan tidak menggunakan dana setoran awal (pendaftaran) haji,’’ kata Fadlul dalam keterangannya, Kamis (15/8).

Keterangan tersebut disampaikan Fadlul untuk menjawab pertanyaan wartawan soal apakah ada dana setoran awal haji yang digunakan BPKH untuk melaksanakan program kemaslahatan.

’’Hanya menggunakan dana abadi umat. Dan itu pun tidak menggunakan (simpanan) pokok dari dana abadi umat,’’ jelasnya.

Fadlul menjelaskan, UU 34/2014 tentang Pengelolaan Keuangan Haji menyatakan bahwa seluruh nilai manfaat DAU dikembalikan kepada umat dalam bentuk kegiatan kemaslahatan. Termasuk di antaranya lewat pembangunan huntap korban gempa bumi di Sukabumi.

Kampung Haji itu diharapkan tidak sekadar menjadi kawasan hunian. Tetapi juga menjadi pusat kegiatan masyarakat. Karena di dalamnya juga dibangun masjid, taman, miniatur kakbah, serta pengelolaan sumber air bersih.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore