Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 10 Agustus 2024 | 01.08 WIB

Buka Rakorkesda Jatim 2024, Pj Gubernur Adhy Karyono Ungkap Angka Harapan Hidup Jatim Naik dan Kasus Stunting Terus Turun

Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono membuka Rapat Koordinasi Kesehatan Daerah (Rakorkesda) Jatim 2024 di Hotel Novotel Samator Surabaya. (Pemprov Jatim) - Image

Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono membuka Rapat Koordinasi Kesehatan Daerah (Rakorkesda) Jatim 2024 di Hotel Novotel Samator Surabaya. (Pemprov Jatim)

JawaPos.com–Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono mengapresiasi sejumlah capaian bidang kesehatan di Jatim saat membuka Rapat Koordinasi Kesehatan Daerah (Rakorkesda) Jatim 2024 di Hotel Novotel Samator Surabaya.

Pj Gubernur Adhy mengatakan, capaian bagus bidang kesehatan tidak lepas dari kolaborasi pentahelix yang dilakukan pemerintah dengan civitas kesehatan dalam menyediakan layanan yang berkualitas bagi masyarakat. Hal itu dibuktikan dengan beberapa capaian di bidang kesehatan yang dirasakan masyarakat. Berkaitan dengan capaian angka harapan hidup masyarakat Jatim yang meningkat selama lima tahun terakhir.

”Alhamdulillah angka harapan hidup di Jatim sejak 2019 hingga 2023 terus mengalami peningkatan. Pada 2019, 71,30 tahun dan 2023 naik menjadi 72,11 tahun,” ujar Adhy.

Selain angka harapan hidup, prevalensi stunting di Jatim juga mengalami penurunan hingga 1,5 persen. Pada 2022, angka prevalensi stunting Jatim 19,2 persen dan pada 2023 turun menjadi 17,7 persen.

Stunting di Jatim lebih rendah dari nasional. Angka nasional 21,5 persen sementara di Jatim 17,7 persen pada 2023. Dan pada 2024, target kita 14 persen,” terang Adhy.

Kendati prevalensi stunting menurun, Pj Gubernur Adhy mengajak seluruh kepala daerah untuk terus melakukan intervensi secara spesifik dan intensif, serta memiliki daya ungkit yang tinggi. Hal tersebut sejalan dengan SE Gubernur Jatim Nomor: 440/4566/012/2024 perihal upaya percepatan penurunan stunting/AKI/AKB di Jatim.

”Saya berharap kita terus melakukan terobosan-terobosan baru sekaligus memperkuat program-program yang ada. Dan itu harus dilakukan mulai dari level desa, kecamatan, kabupaten/kota hingga provinsi,” kata Adhy.

Pj Gubernur Adhy juga menyinggung terkait beberapa isu kesehatan lain seperti Universal Health Coverage (UHC). Sampai dengan Juli 2024 sebanyak 27 kabupaten/kota telah UHC dan 93,82 persen penduduk di Jawa Timur telah ter-cover dalam jaminan kesehatan. Meski cukup tinggi jika dibandingkan dengan provinsi lain, angka tersebut menunjukkan masih adanya masyarakat yang belum ter-cover layanan kesehatan secara maksimal.

”Jadi ini PR kita bersama untuk terus meningkatkan layanan kesehatan hingga 100 persen. Kita punya dua rumah sakit tipe A, dan itu bisa kita maksimalkan,” kata Adhy.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Jatim Prof. Erwin Astha Triyono menyampaikan, Rakorkesda 2024 bertujuan untuk mengevaluasi sejumlah capaian kinerja bidang kesehatan pada 2023 sekaligus merumuskan sejumlah langkah strategis untuk mencapai target kinerja 2024.

”Kegiatan ini juga sekaligus kita jadikan forum komunikasi terbuka antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota dalam rangka pencapaian Program Transformasi Kesehatan Jawa Timur menuju Indonesia Emas 2045,” kata Erwin Astha Triyono.

Erwin juga menyebutkan beberapa capaian program kesehatan, antara lain terdapat penambahan 4 kabupaten/kota yang telah Open Defecation Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan yaitu Kabupaten Sidoarjo, Kota Pasuruan dan Kota Probolinggo, Kabupaten Pasuruan, sehingga total kabupaten/kota yang telah ODF sebanyak 34 dengan jumlah desa sebanyak 8.217 (96,75 persen) desa/kelurahan di Jatim telah ODF.

”Kita terus mendorong agar capaian kesehatan dan keselamatan, khususnya angka kematian ibu, stunting, DBD di Jatim terus membaik bahkan bisa menyentuh angka nol persen,” ucap Erwin Astha Triyono.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore