
Harimau Sumatra bernama Bintang Baringin di kandang Medan Zoo, Kota Medan, Sumatera Utara.
JawaPos.com - Pekerja perusahaan kelapa sawit di Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Riau menjadi korban mangsa harimau. Saat ditemukan, korban sudah meninggal dengan kondisi mengenaskan.
Dikutip dari Padang Ekspres (Jawa Pos Group), korban mangsa harimau itu merupakan pekerja perusahaan kelapa sawit yang tinggal di barak PT SAS. Barak itu lokasinya di wilayah jalan lintas arah ke koridor perusahaan kertas. Tepatnya RT 03 RK 04 Dusun 2 Kampung Penyengat, Kecamatan Sungai Apit. Korban tewas dimangsa harimau Sumatera saat buang air kecil.
Kapolsek Sungai Apit AKP Rinaldi mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada Selasa (16/7) sekitar pukul 23.30 WIB. Korban buang air kecil di belakang barak. Selang beberapa waktu, rekan korban Ilham Sinaga mendengar teriakan, lalu mencari asal suara. “Ilham Sinaga menyaksikan korban diseret harimau Sumatera menuju kebun sawit,” terang Kapolsek Rinaldi.
Melihat itu, rekan-rekan korban berkumpul, lalu melakukan pencarian terhadap korban dengan menelusuri jejak harimau dari rerumputan dan semak yang rebah. Berjarak sekitar 30 meter dari lokasi korban diseret, ditemukan korban dengan kondisi mengenaskan. Tubuh terpisah dengan kepala. “Organ lain di tubuh korban tidak ada yang rusak,” terang Kapolsek Rinaldi.
Selanjutnya, jasad korban dibawa ke barak untuk disemayamkan sembari menunggu keluarga korban. "Areal PT SAS merupakan kawasan yang masih terdapat binatang buas dan merupakan habitat harimau yang sangat membahayakan manusia,” jelas AKP Rinaldi.
Pada Rabu (17/7) pukul 10.00 WIB, korban baru dapat dipindahkan dari barak ke kantor divisi PT SAS. Petangnya, korban dimakamkan di Dusun Mungkal.
Perusahaan diminta untuk menerapkan sistem buddy system atau berkelompok saat bekerja di area perkebunan.
Kehong selaku Ketua Majelis Kerapatan Adat (MKA) Suku Anak Rawa Kampung Penyengat mengatakan, biasanya harimau keluar karena ada pantang larang yang dilanggar. Bisa saja tidak tahu tradisi dan adat istiadat yang berlaku di suatu daerah. Ketidaktahuan itu mesti menjadi pelajaran bersama. “Usai pemakaman petang tadi kami juga sudah mengingatkan untuk sama-sama menjaga kearifan lokal, sehingga dapat hidup berdampingan dengan damai,” kata Kehong.
Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalaksa BPBD) Kabupaten Siak Heriyanto mengimbau mengimbau warga yang melakukan aktivitas di area konflik harimau dan manusia agar berhati-hati. "Sebisanya mungkin menjauhi area konflik. Apalagi di malam hari,” kata Kalaksa Heriyanto.
Jika terpaksa pergi beraktivitas di luar, hendaknya jangan sendirian. Lakukanlah dengan berkelompok atau menggunakan topeng wajah yang menghadap ke belakang kepala. Lakukan patroli kampung.
Jika berhadapan langsung dengan harimau tersebut, berusahalah agar tetap berhadap-hadapan. Jangan membelakangi atau lari, sehingga membuat harimau terpancing untuk memburu sebagai mangsanya. Jangan main hakim sendiri dengan tindakan yang melawan hukum dan peraturan dalam hal menyikapi perilaku negatif dari harimau. Lakukan tindakan yang mengedepankan kearifan lokal.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
