
Proyek pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati di Desa Bulusari, Tarokan yang tahap pertama dikerjakan oleh Pemkab Kediri akan dilanjutkan oleh Kementerian PUPR (FOTO: WAHYU ADJI/JPRK)
JawaPos.com - Proyek pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati di Kabupaten Kediri pada tahap kedua sudah semakin mendapatkan kejelasan dari pihak terkait.
Kejelasan pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati tahap kedua tersebut disampaikan oleh Plt Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Kediri M. Erfin Fatoni.
Ia mengatakan bahwa kelanjutan dari pembangunan proyek prestisius yang berada di barat sungai tersebut hanya tinggal menunggu keputusan dari Kementerian PUPR.
Bahkan, semua administrasi yang dibutuhkan untuk pengalihan proyek dari Pemkab Kediri ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) juga sudah terpenuhi.
"Semua kelengkapan administrasi yang dibutuhkan agar pembangunan stadion diambil alih oleh Kementerian PUPR sudah tercukupi," ujarnya seperti dikutip dari Radar Kediri (Jawa Pos Group), Minggu (28/4).
Lebih lanjut, Erfin mengatakan bahwa salah satu kelengkapan administrasi yang paling penting adalah audit pisah batas.
Di mana audit akan dibutuhkan untuk menentukan batas proyek yang akan dikerjakan, baik APBD Pemkab Kediri dan APBD pusat ataupun Kementerian PUPR.
"Audit pisah batas oleh BPKP juga sudah selesai. Alhamdulillah hasil audit sudah keluar dan diserahkan ke Kementerian PUPR," ujarnya.
Setidaknya terdapat beberapa langkah yang harus dilakukan Kementerian PUPR untuk mengambil alih proyek pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati di Kabupaten Kediri.
Langkah tersebut menurut Erfin yakni melakukan review detail engineering design (DED) sebelum mereka melakukan pembangunan stadion tahap kedua.
Bahkan, Kementerian PUPR juga dipastikan akan melakukan review dokumen perencanaan awal proyek sebelum melakukan proses pembangunan.
Langkah-langkah tersebut dilakukan untuk memastikan batas antara kewenangan kebupaten dan pemerintah pusat sebelum dilakukannya pembangunan stadion.
"Jadi MC-0 (mutual check awal, Red) sudah ditentukan sebelum pembangunan stadion dilanjutkan," kata Erfin.
Setelah review selesai, masih diperlukan tahapan lelang yang membutuhkan waktu beberapa bulan. Sehingga, proyek lanjutan pembangunan stadion diperkirakan baru akan terealisasi paling cepat pada Juli mendatang.
Sedangkan terkait sisa waktu hingga akhir 2024, menurutnya, hal tersebut tidak menjadi masalah karena proyek pembangunan stadion tersebut akan dilakukan secara multiyears.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
