Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 28 April 2024 | 20.25 WIB

Lapangan Sepak Bola yang Belum Rampung di Sampang Sudah Masuk Target PAD, Segini Target yang Harus Dipenuhi

MANDEK: Warga berlari di area lapangan sepak bola yang belum selesai dibangun di Kelurahan Dalpenang, Kecamatan Sampang, Rabu (7/2). (JUNAIDI PONDIYANTO/JPRM) - Image

MANDEK: Warga berlari di area lapangan sepak bola yang belum selesai dibangun di Kelurahan Dalpenang, Kecamatan Sampang, Rabu (7/2). (JUNAIDI PONDIYANTO/JPRM)

JawaPos.com - Lapangan sepak bola yang baru saja dibangun di Kelurahan Dalpenang, Kecamatan Sampang sudah masuk dalam target pendapatan asli daerah (PAD).

Padahal, proses pembangunan lapangan sepak bola milik pemerintah di Kabupaten Sampang tersebut masih belum rampung dikerjakan.

Hal tersebut disampaikan oleh Dinas Pemuda Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Sampang Marnilem yang menyebutkan bahwa lapangan tersebut belum selesai dibangun.

Bahkan, tahun ini ia menyatakan bahwa pihaknya tidak mempunyai anggaran untuk melanjutkan proyek pembangunan lapangan sepak bola tersebut.

Namun, ia juga tidak menampik bahwa tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) memang mematok target dari lapangan tersebut. Di mana tahun ini target yang harus dipenuhi yakni Rp 30 juta.

Penentuan target APD tersebut dilakukan sebagai langkah optimisme daerah dalam memanfaatkan peluang pendapatan agar tahun depan mendapatkan anggaran untuk melanjutkan pembangunan.

"Lapangan sepak bola tetap kami target retribusi meski pembangunannya belum selesai. Kami masih mengupayakan untuk melanjutkan pembangunan. Siapa tahu nanti ter-cover dalam PAK," ujar Marnilem seperti dikutip dari Radar Madura (Jawa Pos Group), Minggu (28/4).

Sementara itu, Sekretaris PC PMII Sampang Suryadi justru menilai bahwa target PAD untuk lapangan sepak bola tersebut akan sulit terpenuhi.

Hal itu disebabkan belum selesainya proses pembangunan lapangan. Sehingga, disporabudpar seharusnya menyelesaikan terlebih dahulu pembangunan sebelum menentukan target PAD.

Suryadi menambahkan, belum tersedianya fasilitas olahraga di wilayah tersebut berpotensi pada PAD karena fasilitas tersebut dapat menjadi sumber pendapatan daerah.

"Seharusnya pemerintah menyelesaikan dulu pembangunan lapangan sepak bola itu. Bukan berharap pendapatan dari fasilitas mangkrak," pungkasnya.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore