Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 27 Maret 2024 | 17.46 WIB

Heboh Munculnya Gunung Baru di Grobogan Jawa Tengah Usai Gempa Bawean, Begini Penjelasannya

Penampakan fenomena munculnya gunung baru di Desa Kalanglundo, Kecamatan Ngaringan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

JawaPos.com – Baru-baru ini beredar di media sosial sebuah video munculnya gunung api baru yang mengeluarkan lumpur di Desa Kalanglundo, Kecamatan Ngaringan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

Munculnya gunung api lumpur itu diduga terjadi pasca gempa di Bawean, Gresik, Jawa Timur beberapa waktu lalu.

Kemunculan video yang diunggah di akun Instagram @lampung.24jam tersebut, memunculkan berbagai spekulasi dari warganet yang menduga bahwa gundukan tersebut terjadi karena lumpur Lapindo yang muncul ke permukaan usai gempa.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Karanglundo, Supangat mengatakan, hal itu merupakan Bledug Kramesan yang sudah timbul puluhan tahun silam.

“Itu sudah lama, bahkan sebelum saya lahir sudah ada,” katanya pada Senin (25/3), seperti yang dikutip dalam Radar Kudus.

Bledug Kramesan berada di antara Desa Kalanglundo dan Desa Sendangrejo. Gunung tersebut diapit oleh area persawahan dan rawa.

Aktivitasnya pun tak jauh beda dengan Bledug Kuwu atau Bledug Cangkring.

“Ya timbul letupan-letupan kecil. Pascagempa kemarin juga tidak memuntahkan lumpur banyak seperti Bledug Cangkring,” paparnya.

Meskipun juga terdapat sejumlah tuk atau sumber mata air yang keluar di area persawahan, tetapi aktivitas pertanian oleh warga setempat pun berjalan dengan baik.

Di sisi lain, Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Muhammad Wafid juga turut menjelaskan fenomena tersebut.

Menurutnya, fenomena Bledug Kramesan bukan suatu hal yang luar biasa, melainkan sebagai mud volcano (gunung lumpur) yang sudah berlangsung selama puluhan tahun.

Gempa di Bawean pada tanggal Jumat (22/3) sore dengan skala 6.5 SR menyebabkan sistem migrasi hidrokarbon maupun lumpur menjadi lebih aktif karena terdapat bukaan, patahan, atau rekahan.

“Gejolak lumpur menemukan jalan keluarnya yang pada kali ini melalui Bledug Cangkring, bukan Bledug Kramesan,” terangnya.

Editor: Kuswandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore