Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 13 Maret 2024 | 12.30 WIB

Pembebasan Tanah Tol Kediri-Tulungagung yang Akan Jadi Akses ke Bandara Dhoho Kediri Harus Tuntas Awal Mei 2024, Ini Alasannya

Pemrakarsa memperluas jalan menuju ke Bandara Dhoho. Mei nanti jalan Tol KediriTulungagung yang menjadi akses utama dijadwalkan mulai dibangun. (Foto: Wahyu Adji/JPRK)

JawaPos.com –  Panitia pengadaan tanah Tol Kediri-Tulungagung (Ki Agung) agaknya harus bergerak ekstra cepat untuk merampungkan pembebasan lahan yang tersisa. 

Selain pengadaan tanah tahap I, mereka juga harus mempercepat pembebasan tanah di tahap II. Khususnya, wilayah yang akan jadi akses menuju ke Bandara Dhoho.

Dilansir Radar Kediri (JawaPos Grup), Rabu (13/3), hal itu harus dikebut dan tuntas awal Mei 2024 mendatang. 

Sebab, jika pembebasan tanah tidak diselesaikan pada Mei, pembangunan fisik jalan Tol Kediri-Tulungagung itu juga dipastikan akan ikut molor.

Hal ini selaras dengan apa yang disampaikan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Kediri Sukadi.

Dia mengatakan, pembangunan fisik Tol Kediri-Tulungagung, terutama untuk akses menuju Bandara Internasional Dhoho memang direncanakan dimulai pada Mei-Juni nanti.

Menurutnya, hal tersebut sudah ditegaskan lewat penandatanganan perjanjian pengusahaan jalan tol (PPJT), perjanjian regres, dan perjanjian penjaminan Jalan Tol Kediri-Tulungagung, yang telah dilakukan pada akhir Februari lalu.

Kepastian akan segera dimulainya pembangunan fisik juga diperkuat dengan dibentuknya badan usaha jalan tol (BUJT) oleh PT Gudang Garam (Tbk) dengan nama PT Surya Sapta Agung Tol. 

Meski demikian, Sukadi mengaku, untuk merealisasikan pembangunan fisik proyek tersebut, memang masih diperlukan beberapa persiapan lainnya. 

Persiapan tersebut diantaranya, pembebasan lahan terdampak tol. Termasuk tanah yang masuk di penetapan lokasi (penlok) pada tahap II.

“Penlok pertama sudah nyaris rampung sepenuhnya. Hanya tinggal penlok dua,” sambungnya. 

Sukadi menjelaskan, di Kabupaten Kediri sendiri, ada tiga kecamatan yang masuk kedalam penlok II. 

Diantaranya, Kecamatan Mojo, Semen, dan Banyakan. Dari ketiganya, ada 22 desa yang terdampak. 

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore