Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 12 Maret 2024 | 21.55 WIB

Harga Appraisal Tak Kunjung Dinaikkan, Sebelas Warga yang Terdampak Tol Kediri-Tulungagung Keukeuh Tak Mau Lepas Tanah

(Foto: WAHYU ADJI/JPRK) - Image

(Foto: WAHYU ADJI/JPRK)

JawaPos.com – Sebelas warga terdampak Tol Kediri-Tulungagung di Kelurahan Gayam, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri bersikukuh meminta agar harga tanah mereka dinaikkan.

Bahkan, mereka mengancam, sebelum kehendak tersebut dikabulkan oleh panitia pengadaan tanah, mereka tidak akan memberi persetujuan atas pelepasan tanah mereka.

Untuk diketahui, penolakan hasil appraisal atau penaksiran harga dari sebelas warga itu sudah dilayangkan sejak musyawarah pertama, yakni awal Februari lalu.

Selanjutnya, di musyawarah kedua pada hari Kamis (7/3), sebelas warga terdampak tersebut pun kompak memboikot dengan tidak menghadiri agenda itu.

Penyebabnya masih sama, aspirasi warga yang meminta untuk dinaikkan harga tanahnya belum juga diakomodasi oleh pihak terkait.

Nur Kholis, salah satu warga terdampak tol Kediri-Tulungagung di Kelurahan Gayam menyesalkan belum adanya perubahan harga hingga minggu pertama Maret ini atau pada musyawarah kedua.

Padahal, menurutnya warga sudah memberi pertimbangan yang sesuai dengan realita yang mereka temui real di lapangan.

“Sekarepe dewe (tim pembebasan lahan, Red). Semua harus menurut dia. Padahal yang kami sampaikan sudah sesuai realitasnya,” katanya.

Meski sudah memasuki tahap musyawarah kedua, Nur Kholis menyebut, warga masih tetap meminta agar hasil appraisal bisa diubah dan dinaikkan sesuai permintaan mereka.

“Nampaknya warga masih resah. Kenapa harga terlalu rendah, sedangkan kami sudah mengajukan dengan dasar yang kuat. Tetap tidak diterima,” keluhnya.

Ia juga berharap, panitia pengadaan tanah bisa mempertimbangkan usulan warga. Apalagi, kawasan tersebut yang menurut klaim warga merupakan daerah strategis.

“Harganya terlalu jauh di bawah. Disamakan dengan tanah di daerah Manyaran dan Tiron (Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, Red). Padahal kami di Kota Madya,” jelasnya.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore