
(Foto: WAHYU ADJI/JPRK)
JawaPos.com – Sebelas warga terdampak Tol Kediri-Tulungagung di Kelurahan Gayam, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri bersikukuh meminta agar harga tanah mereka dinaikkan.
Bahkan, mereka mengancam, sebelum kehendak tersebut dikabulkan oleh panitia pengadaan tanah, mereka tidak akan memberi persetujuan atas pelepasan tanah mereka.
Untuk diketahui, penolakan hasil appraisal atau penaksiran harga dari sebelas warga itu sudah dilayangkan sejak musyawarah pertama, yakni awal Februari lalu.
Selanjutnya, di musyawarah kedua pada hari Kamis (7/3), sebelas warga terdampak tersebut pun kompak memboikot dengan tidak menghadiri agenda itu.
Penyebabnya masih sama, aspirasi warga yang meminta untuk dinaikkan harga tanahnya belum juga diakomodasi oleh pihak terkait.
Nur Kholis, salah satu warga terdampak tol Kediri-Tulungagung di Kelurahan Gayam menyesalkan belum adanya perubahan harga hingga minggu pertama Maret ini atau pada musyawarah kedua.
Padahal, menurutnya warga sudah memberi pertimbangan yang sesuai dengan realita yang mereka temui real di lapangan.
“Sekarepe dewe (tim pembebasan lahan, Red). Semua harus menurut dia. Padahal yang kami sampaikan sudah sesuai realitasnya,” katanya.
Meski sudah memasuki tahap musyawarah kedua, Nur Kholis menyebut, warga masih tetap meminta agar hasil appraisal bisa diubah dan dinaikkan sesuai permintaan mereka.
“Nampaknya warga masih resah. Kenapa harga terlalu rendah, sedangkan kami sudah mengajukan dengan dasar yang kuat. Tetap tidak diterima,” keluhnya.
Ia juga berharap, panitia pengadaan tanah bisa mempertimbangkan usulan warga. Apalagi, kawasan tersebut yang menurut klaim warga merupakan daerah strategis.
“Harganya terlalu jauh di bawah. Disamakan dengan tanah di daerah Manyaran dan Tiron (Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, Red). Padahal kami di Kota Madya,” jelasnya.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
